Tanam Benih Pengawas Muda, Jaga Demokrasi Lewat Saka Adhyasta
|
Kota Mungkid - Dalam upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar Pengenalan Saka Adhyasta Pemilu di SMAN 1 Kota Mungkid. Kegiatan ini menitikberatkan pada pemahaman krida pengawasan, krida pencegahan, dan krida penanganan pelanggaran, Jumat (24/01/2025).
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan politik nonformal yang bertujuan menciptakan pelajar berintegritas. “Kami ingin anak muda memahami arti kejujuran dan tanggung jawab dalam demokrasi. Dari sinilah lahir calon pengawas yang berkarakter,” ungkapnya.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandara Yoga Kusuma, menuturkan bahwa pendidikan politik yang dikemas dalam kegiatan pramuka seperti ini lebih mudah diterima oleh pelajar. “Nilai-nilai kepemiluan bisa diajarkan melalui kegiatan yang menyenangkan. Dengan cara ini, semangat demokrasi bisa tumbuh alami,” katanya.
Menurut Chandara Yoga Kusuma, kegiatan Saka Adhyasta Pemilu juga menjadi bentuk kaderisasi pengawas muda di tingkat sekolah. “Kami ingin menciptakan generasi yang berani menegakkan keadilan, jujur, dan tidak apatis terhadap politik,” tuturnya.
Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama saat sesi praktik pengawasan dan simulasi pelaporan pelanggaran.
Melalui program ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap pelajar mampu menjadi pelopor demokrasi yang cerdas dan beretika di lingkungan sekolah dan masyarakat.
penulis: Desiana