Lompat ke isi utama

Berita

Spirit Ramadan Jadi Inspirasi Etika Pengawas Pemilu

BAWASLU

Kota Mungkid – Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesabaran yang terkandung dalam Ramadan menjadi sumber inspirasi Bawaslu Kabupaten Magelang saat menggelar Ngabuburit Pengawasan, Jumat (7/03/2025). Tema kegiatan ini, “Evaluasi dan Refleksi Pengawasan Partisipatif pada Pilkada 2024”, terasa relevan dengan nilai-nilai spiritual yang dihayati sepanjang bulan suci.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menyampaikan bahwa Ramadan adalah saat terbaik untuk memperbarui semangat integritas. “Menjalankan pengawasan dengan jujur dan beretika adalah bentuk ibadah. Pengawas pemilu harus meneladani nilai keikhlasan dalam bekerja,” tuturnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Teguh Irawan, S.E. dan KH. Ahmad Izzudin, LC., M.Si., yang memberikan perspektif moral dan sosial terhadap peran masyarakat dalam demokrasi. Keduanya menekankan pentingnya etika publik dan tanggung jawab sosial bagi seluruh elemen bangsa.

Selain itu, sesi bedah buku “Jalan Panjang” menjadi ruang edukatif yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya akurasi dan transparansi dalam tahapan pemilu. Buku ini dianggap sebagai salah satu karya penting yang merekam perjalanan pengawasan di Jawa Tengah.

Anggota Bawaslu, Muhammad Hafidh, menambahkan, “Ramadan memberi kita kesempatan untuk menata niat dan memperkuat komitmen. Dalam pengawasan, niat yang lurus akan melahirkan tindakan yang benar.”

Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama, simbol persaudaraan dan kebersamaan yang memperkuat ikatan antarpegiat demokrasi di Kabupaten Magelang.

penulis: desiana