Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Magelang Soroti Integritas sebagai Fondasi Demokrasi
|
Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang kembali menghadirkan program Ngabuburit Pengawasan sebagai ruang diskusi publik mengenai nilai-nilai demokrasi. Kegiatan ini disiarkan melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Kabupaten Magelang. Pada episode kali ini, Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh hadir bersama Kyai Agus Muhammad sebagai narasumber. Diskusi tersebut mengangkat tema “Taqwa dan Integritas Penyelenggara Pemilu”.
Program ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya integritas dalam pengawasan pemilu. Diskusi yang diselenggarakan selama Ramadan ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru kepada masyarakat. Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Hafidh menjelaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga proses demokrasi yang sehat. Ia menilai bahwa penyelenggara pemilu harus memiliki komitmen kuat untuk menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Tanpa integritas pribadi, sistem pengawasan tidak akan berjalan secara optimal. Oleh karena itu, nilai moral perlu menjadi bagian dari budaya dalam penyelenggaraan pemilu.
Dalam diskusi tersebut, Kyai Agus Muhammad juga menekankan pentingnya nilai spiritual dalam kehidupan publik. Menurutnya, nilai taqwa akan membentuk sikap jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah. Hal ini penting agar setiap keputusan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, demokrasi dapat berjalan dengan lebih bermartabat.
“Integritas adalah kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Melalui diskusi ini kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa pengawasan pemilu tidak hanya soal aturan. Lebih dari itu, pengawasan membutuhkan komitmen moral yang kuat. Nilai taqwa menjadi landasan penting dalam menjaga integritas tersebut,” ujar Hafidh.
penulis: desiana