Lompat ke isi utama

Berita

Literasi, Demokrasi, dan Harapan: Bawaslu Magelang Gagas Bedah Buku “Asa dari Desa”

BAWASLU

Kota Mungkid – Membangun demokrasi tidak hanya dengan regulasi, tapi juga dengan literasi. Prinsip inilah yang menjadi dasar Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar CANDI Eps. 26, sebuah program edukatif yang kali ini membedah buku “Asa dari Desa”, Selasa (18/02/2025).

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk upaya lembaganya untuk menghidupkan budaya literasi demokrasi di tengah masyarakat. “Buku ini menjadi bukti bahwa pengawasan bisa menjadi narasi yang inspiratif. Kita ingin mengubah paradigma bahwa pengawasan itu bukan sekadar teknis, tapi juga bagian dari pendidikan demokrasi,” ungkapnya.

Diskusi yang dipandu Andien Kamila berjalan dengan suasana hangat dan reflektif. Sumarni Aini Chabibah, salah satu narasumber, menyampaikan bahwa buku ini adalah hasil perenungan mendalam dari pengalaman para pengawas di lapangan. “Asa dari Desa adalah simbol bahwa harapan demokrasi tumbuh dari tempat yang sederhana — dari desa, dari masyarakat yang tulus menjaga keadilan,” katanya.

Melalui program CANDI dan bedah buku ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif, demi menciptakan pemilihan yang berintegritas.