Kickoff Ngabuburit Pengawasan Evaluasi Sentra Gakkumdu: Menajamkan Spiritualitas dalam Pemilihan Bermartabat
|
Magelang, 5 Maret 2025 - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang resmi menggelar Kickoff Ngabuburit Pengawasan “Evaluasi Sentra Gakkumdu: Menajamkan Spiritual Pengawasan Melalui Refleksi dan Evaluasi untuk Pemilihan yang Bermartabat. Acara yang digelar di Hotel Artos Kabupaten Magelang ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi yang berperan dalam Sentra Gakkumdu.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengawasan pemilu serta memperkuat integritas dan profesionalisme anggota Sentra Gakkumdu. Beberapa aspek penting yang dibahas dalam acara ini meliputi integritas, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan anggaran yang memadai bagi anggota Sentra Gakkumdu.
Dalam sesi pertama, Fauzan Rofiqun, S.Ag., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kabupaten Magelang, menekankan bahwa integritas adalah aspek utama bagi anggota Sentra Gakkumdu. Mereka harus bertindak adil, bebas dari intervensi, dan tidak memihak dalam setiap tahapan pemilu. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan dalam bidang hukum pidana dan hukum pemilu guna meningkatkan kinerja. Ia juga menegaskan bahwa dukungan anggaran yang memadai diperlukan untuk mengoptimalkan kerja Gakkumdu.
Sementara itu, AKP Toyib Riyanto, S.H., Kanit Satreskrim Polresta Magelang, menyoroti peran kepolisian dalam Sentra Gakkumdu. Ia menegaskan bahwa mutasi terhadap penyidik yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu sebaiknya tidak dilakukan selama tahapan pemilu, kecuali digantikan dengan personel yang lebih kompeten. Selain itu, pelatihan mengenai tindak pidana pemilu harus terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi penyidik.
AKP Toyib Riyanto juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dengan pemangku kepentingan pemilu serta menghindari konflik kepentingan yang dapat memanfaatkan institusi kepolisian untuk kepentingan politik. Ia juga mengusulkan pembuatan buku saku pemilu dan aplikasi sistem laporan penanganan tindak pidana pemilu sebagai langkah meningkatkan transparansi dan efisiensi kerja.
Dalam sesi terakhir, Toto Harmiko, S.H., Kasipidum Kejari Kabupaten Magelang, membahas pentingnya pengawasan pemilu dari perspektif spiritual. Ia menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga dengan nilai-nilai moral dan etika dalam setiap keputusan yang diambil. Menurutnya, pemilihan yang bermartabat harus didasarkan pada prinsip kebaikan, keadilan, dan kedamaian, sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin dengan niat yang tulus dan hati yang bersih.
Kegiatan "Ngabuburit Pengawasan Evaluasi Sentra Gakkumdu" ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dalam proses pemilu dan memastikan jalannya pemilihan yang jujur, adil, dan bermartabat. Dengan refleksi dan evaluasi yang dilakukan dalam acara ini, para pemangku kepentingan diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pemilu yang akan datang.
Acara ini juga menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan transparansi, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan dan penegakan hukum pemilu demi terciptanya demokrasi yang lebih baik.
Penulis: Andi
Foto: Teguh
Editor: Desi