Lompat ke isi utama

Berita

Hak Pilih Bukan Sekadar Angka, Bawaslu Edukasi Siswa tentang Kedaulatan Rakyat

Penetapan DCT

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang menegaskan bahwa hak pilih merupakan bagian penting dari kedaulatan rakyat melalui kegiatan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 1 Muntilan, Senin (27/04/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pelajar tentang arti penting suara dalam demokrasi. Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Edukasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran politik sejak dini. Hak pilih bukan sekadar angka, tetapi menentukan masa depan bangsa.

Ketua Bawaslu, Muhammad Habib Shaleh, menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk memilih. Ia menegaskan bahwa suara yang diberikan akan berpengaruh terhadap kebijakan publik. Oleh karena itu, pemilih harus menggunakan haknya secara bijak. Kesadaran ini menjadi penting dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas. Pemilih pemula memiliki tanggung jawab besar.

Habib juga mengingatkan siswa untuk memastikan diri terdaftar dalam daftar pemilih tetap. Ia menekankan pentingnya administrasi dalam menjamin hak pilih. Siswa didorong untuk aktif mengecek data pemilih. Hal ini penting agar tidak kehilangan hak pilih. Kesadaran administratif menjadi bagian dari tanggung jawab warga negara.

Selain itu, siswa diajak untuk memahami pentingnya memilih berdasarkan pertimbangan rasional. Mereka harus mampu menilai kandidat secara objektif. Perbandingan visi dan misi menjadi dasar dalam menentukan pilihan. Hal ini penting untuk menghindari pilihan emosional. Demokrasi yang sehat lahir dari pemilih yang cerdas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi berkelanjutan. Bawaslu berharap siswa dapat memahami nilai penting hak pilih. Generasi muda diharapkan menjadi pemilih yang bertanggung jawab. Edukasi ini akan berdampak pada kualitas demokrasi. Dengan demikian, kedaulatan rakyat dapat terjaga.

penulis: desiana