Bawaslu Kabupaten Magelang Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini Melalui Saka Adhyasta Pemilu di SMAN Kota Mungkid
|
Kota Mungkid — Dalam rangka menumbuhkan kesadaran demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar, Bawaslu Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Saka Adhyasta Pemilu di SMAN Kota Mungkid. Sebanyak 50 siswa ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yang berlangsung dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu tinggi, Jumat (17/01/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk konkret upaya Bawaslu untuk menghadirkan pendidikan kepemiluan di lingkungan sekolah. Para peserta dibagi menjadi dua kelas, dengan tujuan agar pembelajaran lebih efektif dan setiap siswa memiliki kesempatan aktif dalam diskusi maupun tanya jawab.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi Bawaslu untuk menciptakan pemilih muda yang cerdas dan bertanggung jawab. “Pemahaman tentang demokrasi tidak bisa muncul secara instan. Melalui Saka Adhyasta, kami berupaya menanamkan nilai-nilai integritas dan partisipasi sejak usia sekolah,” ungkap Habib.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan tentang pengawasan pemilu, potensi pelanggaran, serta etika pengawasan. Mereka juga diberikan simulasi singkat mengenai situasi pemungutan suara dan bagaimana pengawas bertindak secara profesional.
Sumarni Aini Chabibah, anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, menambahkan bahwa semangat belajar para pelajar patut diapresiasi. “Para siswa sangat aktif berdiskusi dan berani mengemukakan pendapat. Ini menjadi modal penting untuk membentuk generasi yang kritis dan peduli terhadap proses demokrasi,” ujarnya.
Bawaslu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai sekolah lain di Kabupaten Magelang agar semakin banyak pelajar mengenal dan memahami pentingnya pengawasan partisipatif dalam pemilu.
Penulis: desiana