Bawaslu Kabupaten Magelang Sosialisasikan Pengawasan PSU Gelombang II: Lancar dengan 4 Catatan Penting
|
Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang kembali melakukan sosialisasi melalui akun media sosial resminya dengan tema “PSU Gelombang II di 6 Daerah Lancar dengan 4 Catatan Pengawasan Bawaslu.” Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memberikan edukasi publik terkait pentingnya pengawasan melekat dalam setiap tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Dalam sosialisasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang mengangkat hasil pengawasan Bawaslu RI yang mencatat bahwa pelaksanaan PSU di enam daerah — Kota Sabang, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Banggai, Kabupaten Bungo, Kabupaten Buru, dan Kabupaten Kepulauan Talaud — berjalan lancar dengan beberapa catatan evaluatif yang menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan pemilu mendatang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, S.S., menyampaikan bahwa informasi seperti ini penting untuk disebarluaskan agar masyarakat memahami bagaimana proses pengawasan bekerja secara nasional dan terintegrasi. “Sosialisasi ini bukan sekadar menyampaikan hasil, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pengawasan pemilu dilakukan dengan penuh tanggung jawab, akuntabel, dan profesional. Catatan yang muncul dalam PSU Gelombang II menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh jajaran pengawas hingga tingkat kabupaten,” ungkap Habib.
Sementara itu, anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma, S.Sos., menambahkan bahwa pengawasan melekat adalah bentuk nyata dari komitmen Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi. “Melalui PSU ini kita belajar bahwa konsistensi dalam pengawasan adalah kunci. Bawaslu terus memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan dan menindaklanjuti setiap temuan di lapangan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan hukum,” ujar Chandra.
Dengan adanya sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap masyarakat semakin memahami arti penting pengawasan pemilu sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas demokrasi yang bersih, jujur, dan berkeadilan.