Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Benteng Demokrasi Desa, Bawaslu Kabupaten Magelang Konsolidasikan Pencegahan Politik Uang di Somoketro

Penetapan DCT

Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang melaksanakan konsolidasi demokrasi bersama Pemerintah Desa Somoketro, Kecamatan Salam, pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan pelanggaran pemilu di tingkat desa. Kepala Desa Somoketro Suyono beserta perangkat desa turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka.

Dalam konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Magelang menekankan pentingnya peran desa dalam mencegah praktik politik uang. Desa dinilai sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Pendekatan berbasis nilai sosial dan budaya lokal dianggap lebih efektif. Pencegahan sejak dini menjadi fokus utama pembahasan.

Perangkat Desa Somoketro menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mencegah politik uang. Edukasi kepada masyarakat dilakukan melalui pendekatan langsung dan komunikasi informal. Nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab moral terus ditekankan. Upaya ini dilakukan secara konsisten oleh perangkat desa.

Masyarakat Somoketro menunjukkan sikap tegas terhadap praktik politik uang. Penolakan dilakukan secara sadar tanpa adanya paksaan. Nilai keagamaan menjadi landasan utama dalam membangun integritas demokrasi. Kesadaran kolektif ini dinilai sebagai modal sosial yang kuat.

Selain isu pencegahan, pertemuan juga membahas pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Data pemilih yang akurat dinilai mampu meminimalkan potensi pelanggaran. Pemerintah desa diharapkan aktif menyampaikan setiap perubahan data kependudukan. Sinergi data menjadi perhatian bersama.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap terbangun komitmen jangka panjang. Pemerintah desa dan masyarakat diharapkan terus menjadi mitra pengawasan pemilu. Kolaborasi ini diyakini mampu menjaga demokrasi yang bersih. Desa Somoketro diharapkan menjadi contoh praktik baik pencegahan politik uang.

penulis: desiana