Desa Balekerto Teguhkan Komitmen Tolak Politik Uang Bersama Bawaslu Kabupaten Magelang
|
Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang melakukan kegiatan Sambang Desa sebagai bagian dari penguatan demokrasi lokal di Desa Balekerto, Kecamatan Kaliangkrik, Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antara Bawaslu dan pemerintah desa. Selain itu, Sambang Desa juga difokuskan pada pencegahan praktik politik uang. Bawaslu menilai desa memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi. Oleh karena itu, pendekatan langsung ke desa terus dilakukan.
Kepala Desa Balekerto, Kastholani, menyampaikan bahwa desanya telah lama berkomitmen menolak politik uang. Ia menyebut komitmen tersebut lahir dari kesadaran kolektif masyarakat. Pemerintah desa secara aktif mengajak warga untuk menjaga integritas pemilu. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan diskusi di tingkat dusun. Dengan cara ini, nilai-nilai demokrasi ditanamkan sejak dini.
Kastholani menjelaskan bahwa edukasi politik menjadi prioritas utama di Desa Balekerto. Masyarakat didorong untuk memahami pentingnya memilih pemimpin secara rasional. Pemilihan pemimpin tidak boleh didasarkan pada kepentingan sesaat. Kualitas, integritas, dan kapasitas calon harus menjadi pertimbangan utama. Edukasi ini diharapkan membentuk pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa politik uang dapat membawa dampak buruk bagi masa depan desa. Menurutnya, pemberian uang dalam jumlah kecil dapat mempengaruhi arah kebijakan jangka panjang. Hal tersebut berpotensi merugikan masyarakat secara luas. Oleh sebab itu, deklarasi Desa Anti Politik Uang menjadi langkah nyata. Komitmen tersebut dijaga oleh seluruh unsur masyarakat desa.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Hafid, menyampaikan bahwa desa APU merupakan mitra strategis Bawaslu. Ia menilai semangat Desa Balekerto patut diapresiasi. Desa dengan komitmen kuat dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Bawaslu berharap gerakan ini terus meluas di Kabupaten Magelang. Dengan dukungan desa, pengawasan partisipatif dapat berjalan optimal.
penulis: desiana