Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang dan Camat Sawangan Tanam Pohon, HPN 2026 Jadi Simbol Merawat Alam dan Demokrasi

BAWASLU

Kota Mungkid – Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 di Kabupaten Magelang berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial. Momentum tersebut dimaknai sebagai ruang memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkokoh demokrasi. Rangkaian kegiatan digelar di Tol Negeri Khayangan, Kecamatan Sawangan, Senin (9/2/2026). Bawaslu Kabupaten Magelang hadir sebagai bagian dari upaya memperluas konsolidasi demokrasi melalui kolaborasi bersama pemerintah dan insan pers.

Salah satu kegiatan utama yang menjadi perhatian adalah penanaman pohon secara simbolis. Penanaman dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, S.S., bersama Camat Sawangan, Yusuf Ari Wibowo, S.STP., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri PWI Kabupaten Magelang, jajaran pemerintah kecamatan, serta tamu undangan. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan.

Bawaslu menilai bahwa simbol penanaman pohon memiliki makna yang relevan dengan kerja pengawasan pemilu. Seperti halnya pohon yang membutuhkan proses panjang untuk tumbuh, demokrasi juga membutuhkan proses pembinaan yang konsisten. Demokrasi tidak hanya dijaga saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi harus dipelihara setiap waktu. Karena itu, kegiatan HPN menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat pesan demokrasi yang berintegritas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Shaleh, menegaskan bahwa penguatan demokrasi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara Bawaslu, pemerintah daerah, dan media harus terus diperkuat. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik, termasuk pencegahan politik uang dan disinformasi. “Demokrasi harus dirawat dan dijaga secara berkelanjutan. Kolaborasi antara Bawaslu, pemerintah daerah, dan media menjadi kunci dalam memperkuat integritas demokrasi,” ujar Habib.

Selain kegiatan penanaman pohon, rangkaian acara dilanjutkan dengan Konsolidasi Demokrasi bersama PWI Kabupaten Magelang. Dalam forum tersebut, Bawaslu membahas pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam kehidupan demokrasi. Bawaslu juga menekankan penguatan pengawasan partisipatif agar masyarakat semakin terlibat dalam menjaga kualitas pemilu. Sinergi dengan media dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam memperluas jangkauan edukasi demokrasi kepada publik.

Camat Sawangan, Yusuf Ari Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dinilai membawa pesan positif. Ia menilai kegiatan HPN 2026 menjadi contoh kolaborasi nyata yang bisa terus dikembangkan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi pintu masuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan demokrasi. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat berlanjut dan memberi dampak bagi masyarakat Kecamatan Sawangan maupun Kabupaten Magelang secara luas.

penulis: desiana