Lompat ke isi utama

Berita

Apel Senin Pagi, Bawaslu Magelang Konsolidasikan Agenda Pengawasan

BAWASLU

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang mengawali pekan kerja dengan melaksanakan apel pagi pada Senin (26/01/2026). Apel dipimpin oleh Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, serta didampingi langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah. Apel diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dengan penuh kedisiplinan. Momentum apel dimanfaatkan untuk konsolidasi agenda kerja.

Yuni Karina dalam arahannya menyampaikan bahwa agenda terdekat yang harus dipersiapkan adalah kegiatan Bawaslu Goes to School. Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu di SMA Negeri 1 Mertoyudan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan berbasis pendidikan. Seluruh unsur pendukung diminta memastikan kesiapan materi dan teknis. Kegiatan ini diharapkan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Yuni Karina menyampaikan bahwa pada hari yang sama masih terdapat pelaksanaan program Sambang Desa. Program ini bertujuan memperkuat kehadiran Bawaslu di tengah masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga etika dan profesionalitas selama berada di lapangan. Sambang Desa menjadi sarana untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi.

Yuni Karina juga menambahkan bahwa diskusi bersama mahasiswa magang dari UPN “Veteran” Yogyakarta tetap menjadi agenda penting. Diskusi tersebut merupakan bagian dari pembelajaran dan penguatan pemahaman pengawasan pemilu. Mahasiswa magang diajak berdialog secara aktif terkait pengalaman dan materi pengawasan. Ia berharap diskusi dapat berjalan konstruktif. Kegiatan ini sekaligus mendukung pengawasan partisipatif.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya administrasi pencegahan. Ia menekankan agar setiap kegiatan Sambang Desa diikuti dengan pengisian formulir pencegahan. Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi bagian dari akuntabilitas kerja. Form pencegahan juga menjadi alat pemetaan potensi pelanggaran. Apel kemudian ditutup dengan pembacaan Panca Prasetya Korpri.

penulis: desiana