Lompat ke isi utama

Berita

Sekolah Jadi Ruang Strategis Pendidikan Demokrasi, Bawaslu Magelang Siapkan Goes to School

hafidh

Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong pengawasan pemilu yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Salah satu fokus utama adalah pelibatan generasi muda melalui program Bawaslu Goes to School. Hal tersebut dibahas dalam koordinasi dengan SMA Negeri 1 Mertoyudan pada Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun pengawasan partisipatif sejak usia sekolah.

Kasubbag Pengawasan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, hadir langsung bersama staf pengawasan. Mereka bertemu dengan Kepala SMA Negeri 1 Mertoyudan, Tentrem Lestari, S.Pd., M.Sc., serta Wakil Kepala Sekolah, Aji Wibowo. Pertemuan membahas peran strategis siswa dalam pengawasan pemilu. Diskusi berlangsung produktif dan penuh komitmen kerja sama.

Pengawasan partisipatif dinilai tidak hanya milik penyelenggara pemilu. Pelajar dapat menjadi agen pengawasan di lingkungan sekitarnya. Melalui Bawaslu Goes to School, siswa akan dikenalkan pada bentuk pelanggaran pemilu dan cara melaporkannya. Edukasi ini diharapkan menumbuhkan keberanian dan kepedulian.

Yuni Karina menegaskan bahwa pelibatan pelajar adalah langkah preventif pengawasan pemilu. “Kami ingin menyiapkan generasi muda yang peka terhadap pelanggaran dan berani menjaga demokrasi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesadaran pengawasan harus dibangun secara berkelanjutan. Sekolah menjadi pintu masuk yang tepat.

Sementara itu, Tentrem Lestari menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai pengawasan pemilu merupakan bagian dari pendidikan kewarganegaraan. “Kami siap memfasilitasi agar siswa memperoleh pengalaman belajar demokrasi secara langsung,” katanya. Menurutnya, pelajar perlu dilatih berpikir kritis dan bertanggung jawab.

Koordinasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama membangun demokrasi yang berintegritas. Bawaslu Kabupaten Magelang berharap program ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Sinergi dengan sekolah diharapkan memperluas jangkauan pengawasan pemilu. Generasi muda pun disiapkan menjadi pengawas masa depan.

penulis: desiana