Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pemahaman Hukum Pemilu, Bawaslu Magelang Ikuti Diskusi Selasa Menyapa

BAWASLU

Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan diskusi hukum yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah melalui Zoom Meeting. Diskusi hukum tersebut mengangkat tema “Implikasi Pemberlakuan Undang-Undang Penyesuaian Pidana Terhadap Penegakan Hukum Pidana Pemilu dan Pemilihan”. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Seluruh peserta mengikuti kegiatan secara daring dari daerah masing-masing, Selasa (13/01/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang diwakili oleh anggota Bawaslu Chandra Yoga Kusuma bersama jajaran staf sekretariat. Kehadiran unsur pimpinan dan sekretariat menunjukkan komitmen kelembagaan dalam meningkatkan pemahaman hukum. Diskusi ini menjadi ruang strategis untuk memperdalam wawasan terhadap perkembangan hukum nasional. Terutama pasca diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang baru. Bawaslu Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi terkait perubahan paradigma pemidanaan dalam KUHP baru. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai implikasi langsung terhadap penanganan tindak pidana Pemilu dan Pemilihan. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Setiap daerah diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman. Hal ini memperkaya sudut pandang dalam penerapan hukum Pemilu.

Chandra Yoga Kusuma dalam keterangannya menyampaikan bahwa diskusi hukum ini sangat relevan bagi jajaran pengawas Pemilu. Ia menegaskan bahwa perubahan regulasi pidana harus dipahami secara menyeluruh oleh Bawaslu di daerah. Menurutnya, pemahaman yang baik akan mendukung penegakan hukum Pemilu yang adil dan profesional. Chandra juga menilai forum Selasa Menyapa sebagai sarana pembelajaran yang efektif. Ia mengapresiasi inisiatif Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kapasitas jajaran.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antar jajaran Bawaslu. Penyesuaian pidana dalam regulasi baru membutuhkan kesiapan aparat pengawas Pemilu. Diskusi hukum menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan tersebut. Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi SDM. Hal ini demi mewujudkan pengawasan Pemilu yang berintegritas.

Keikutsertaan dalam diskusi Selasa Menyapa diharapkan berdampak positif terhadap kinerja pengawasan. Seluruh materi yang diperoleh akan menjadi bahan penguatan internal kelembagaan. Bawaslu Kabupaten Magelang siap menindaklanjuti hasil diskusi sesuai kewenangan. Sinergi antara Bawaslu Provinsi dan Kabupaten terus diperkuat. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan Pemilu berkelanjutan.

penulis: desiana