Penguatan Kapasitas SDM dan Inovasi Digital, Bawaslu Kabupaten Magelang Optimalkan Program Pengembangan 2025
|
Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan melalui berbagai program pengembangan sepanjang tahun 2025. Sejumlah kegiatan strategis dilaksanakan untuk menjawab tantangan pengawasan pemilu yang semakin dinamis dan berbasis teknologi. Kegiatan tersebut meliputi pendidikan dan pelatihan (diklat), pengelolaan serta penataan arsip, hingga pelatihan di bidang jurnalistik, pengeditan video, dan desain berbasis kecerdasan buatan (AI). Upaya ini menjadi bagian dari strategi Bawaslu dalam memperkuat profesionalisme dan adaptasi digital lembaga.
Pelaksanaan diklat Bawaslu Kabupaten Magelang menjadi salah satu fokus utama dalam peningkatan kompetensi aparatur pengawas pemilu. Diklat dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis, etika, serta integritas dalam menjalankan tugas pengawasan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan regulasi dan dinamika kepemiluan. Diklat juga menjadi ruang pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja kelembagaan.
Selain penguatan kapasitas SDM, Bawaslu Kabupaten Magelang juga melaksanakan kegiatan pengelolaan dan penataan arsip secara berkelanjutan. Penataan arsip dilakukan guna mewujudkan tertib administrasi dan mendukung akuntabilitas kelembagaan. Arsip yang tertata dengan baik menjadi sumber informasi penting dalam pengambilan kebijakan dan pelaporan kinerja. Kegiatan ini sekaligus mendukung prinsip transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Dalam rangka memperkuat fungsi kehumasan, Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar pelatihan jurnalistik dan pengeditan video. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penyajian informasi pengawasan pemilu secara akurat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Peserta dilatih untuk menghasilkan konten berita dan visual yang berkualitas serta sesuai dengan kaidah jurnalistik. Dengan kemampuan tersebut, publikasi kegiatan Bawaslu diharapkan semakin efektif dan menjangkau masyarakat luas.
Tidak hanya itu, Bawaslu Kabupaten Magelang juga menyelenggarakan pelatihan desain grafis dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan kreativitas serta efisiensi kerja dalam pembuatan materi sosialisasi dan edukasi kepemiluan. Pemanfaatan AI dinilai mampu membantu percepatan produksi konten sekaligus meningkatkan kualitas visual komunikasi publik. Langkah ini menjadi wujud adaptasi Bawaslu terhadap perkembangan teknologi informasi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi penguatan kelembagaan. “Peningkatan kapasitas SDM melalui diklat, pengelolaan arsip yang tertib, serta penguasaan keterampilan jurnalistik dan teknologi digital menjadi kebutuhan mutlak bagi Bawaslu saat ini,” ujar Chandra. Ia menambahkan bahwa kemampuan komunikasi publik yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu. Menurutnya, inovasi dan profesionalisme harus berjalan seiring dalam setiap lini kerja.
Menatap tahun 2026, Chandra berharap pengembangan kapasitas dan inovasi yang telah dilakukan dapat terus ditingkatkan. “Harapan kami di tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Magelang mampu menghadirkan SDM yang semakin adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks,” ungkapnya. Ia juga berharap pemanfaatan teknologi digital dan AI dapat dioptimalkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Dengan komitmen tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang optimistis dapat menjalankan tugas pengawasan secara profesional, transparan, dan terpercaya.
penulis: desiana