Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Magelang Dirancang Berkelanjutan Selama Satu Tahun
|
Kota Mungkid - Diskusi Konsolidasi Demokrasi yang digelar Bawaslu Kabupaten Magelang pada Senin, 19 Januari 2026 menegaskan komitmen jangka panjang lembaga pengawas pemilu. Kegiatan ini dirancang berlangsung minimal selama satu tahun penuh. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat. Pembahasan difokuskan pada penguatan teknis dan ritme pelaksanaan kegiatan. Konsolidasi demokrasi diposisikan sebagai program strategis berkelanjutan.
Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menekankan pentingnya pembagian peran pimpinan. Setiap pimpinan dijadwalkan melaksanakan tiga forum konsolidasi setiap bulan. Laporan kegiatan menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap tim. Pelaksanaan kegiatan akan bersinergi dengan KPU dan PDPB. Sinergi ini diharapkan memperkuat efektivitas edukasi demokrasi di masyarakat.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, menyoroti pentingnya evaluasi kegiatan rutin. Ia menekankan bahwa pola kegiatan tidak boleh monoton dan perlu divariasikan. Pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan secara indoor maupun outdoor. Divisi SDM diminta menyusun laporan komprehensif tahunan. Sementara itu, Divisi PP dan HPS dimohon segera menyampaikan laporan tahunan 2025.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, menekankan perlunya kesiapan teknis di tingkat daerah. Sambil menunggu arahan dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, gambaran pelaksanaan wilayah harus sudah disiapkan. E-flyer dipandang penting sebagai alat sosialisasi kegiatan. Konsolidasi demokrasi juga perlu disinkronkan dengan kegiatan yang sudah ada. Selain itu, perlu disusun timeline bulanan yang jelas dan terukur.
Sedangkan Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Fauzan Rofiqun, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga energi dan ritme kerja. Program konsolidasi demokrasi ini membutuhkan konsistensi dalam jangka panjang. Seluruh jajaran diharapkan mampu menjaga semangat kebersamaan. Dengan perencanaan yang matang, program ini diyakini dapat berjalan optimal. Bawaslu Kabupaten Magelang optimistis konsolidasi demokrasi mampu memperkuat budaya demokrasi masyarakat.
penulis: desiana