Lompat ke isi utama

Berita

Dari Sekolah untuk Demokrasi, Bawaslu Magelang Matangkan Program Bawaslu Goes to School

Pemilu 2024

Kasubbag Pengawasan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, saat berkoordinasi terkait  pelaksanaan program Bawaslu Goes to School dengan Kepala SMA Negeri 1 Mertoyudan, Tentrem Lestari, S.Pd., M.Sc., bersama Wakil Kepala Sekolah, Aji Wibowo, Kamis (15/01/2026).

Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat upaya pendidikan pengawasan partisipatif dengan menyasar kalangan pelajar. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui koordinasi dengan SMA Negeri 1 Mertoyudan terkait rencana pelaksanaan program Bawaslu Goes to School. Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi membangun kesadaran demokrasi sejak dini di lingkungan sekolah. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang peduli terhadap proses demokrasi dan pengawasan pemilu, Kamis (15/01/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, hadir langsung didampingi staf pengawasan. Bawaslu Kabupaten Magelang disambut oleh Kepala SMA Negeri 1 Mertoyudan, Tentrem Lestari, S.Pd., M.Sc., bersama Wakil Kepala Sekolah, Aji Wibowo. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Pembahasan difokuskan pada kesiapan sekolah serta konsep pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut.

Koordinasi ini membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan Bawaslu Goes to School, mulai dari materi pengawasan pemilu, metode penyampaian kepada siswa, hingga bentuk kegiatan yang interaktif. Program ini dirancang agar mudah dipahami oleh pelajar dan mampu meningkatkan partisipasi serta kesadaran demokrasi. Sekolah dipandang sebagai ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai pengawasan pemilu. Oleh karena itu, keterlibatan aktif pihak sekolah menjadi kunci keberhasilan program.

Kasubbag Pengawasan Pemilu Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, menyampaikan bahwa Bawaslu Goes to School merupakan bagian dari upaya membangun pengawasan partisipatif sejak dini. “Melalui program ini, kami ingin mengenalkan peran dan fungsi Bawaslu kepada pelajar serta menanamkan nilai kejujuran dan integritas dalam berdemokrasi. Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas pemilu ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Mertoyudan, Tentrem Lestari, S.Pd., M.Sc., menyambut positif rencana pelaksanaan program tersebut. Ia menyatakan kesiapan sekolah untuk membantu dan memfasilitasi kebutuhan demi terlaksananya Bawaslu Goes to School. “Kami mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan pembelajaran karakter dan pendidikan kewarganegaraan bagi siswa. Pemahaman demokrasi perlu diberikan sejak bangku sekolah,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten Magelang dan SMA Negeri 1 Mertoyudan optimistis program Bawaslu Goes to School dapat berjalan dengan baik. Kolaborasi antara Bawaslu dan dunia pendidikan diharapkan mampu mencetak generasi muda yang sadar demokrasi dan berani berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Magelang. Program ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

penulis: desiana