Lompat ke isi utama

Berita

Dari Dusun Pandean, Bawaslu Magelang Bangun Budaya Politik Bersih

BAWASLU

Kota Mungkid - Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong terwujudnya budaya politik bersih melalui kegiatan sambang desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/01/2026) di Dusun Pandean, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. Sambang desa menjadi sarana edukasi politik yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga integritas demokrasi.

Dusun Pandean merupakan Kampung Anti Politik Uang yang telah dilaunching pada tahun 2018. Kampung ini dibentuk sebagai upaya konkret melawan praktik politik uang. Sejak awal, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam program ini. Komitmen bersama menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutannya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma, menyampaikan bahwa budaya politik bersih harus dibangun secara konsisten. Ia menilai sambang desa sebagai langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Menurutnya, masyarakat harus berani menolak dan melaporkan praktik politik uang. Dengan keterlibatan aktif warga, pengawasan pemilu akan semakin kuat.

Tokoh masyarakat Dusun Pandean, Bapak Sudif, mengajak warga untuk terus menjaga komitmen anti politik uang. Ia menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan terhadap Kampung Anti Politik Uang. Selain itu, ia berharap nilai-nilai tersebut dapat dikenalkan kepada kalangan akademisi. Hal ini dinilai penting untuk memperluas gerakan anti politik uang.

Bawaslu Kabupaten Magelang berharap budaya politik bersih dapat tumbuh dari Dusun Pandean. Kampung Anti Politik Uang diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Sinergi antara Bawaslu dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan. Dengan demikian, demokrasi yang jujur dan bermartabat dapat terus diwujudkan.

penulis: desiana