Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang Komitmen Bangun Kesadaran Pemilu Sejak Bangku Sekolah

tempuran

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat pendidikan kepemiluan bagi generasi muda melalui kegiatan Saka Terpadu di SMA Negeri 1 Kota Mungkid, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penilaian tugas anggota Saka, pelantikan, serta penyematan tanda Saka Adhyasta Pemilu.

Sebelum prosesi penyematan dilakukan, anggota Saka mengikuti penilaian terhadap tugas yang telah dibuat. Para peserta menyusun film yang mengangkat tema semangat pemilih pemula sebagai bentuk kreativitas sekaligus penerapan materi kepemiluan.

Tema tersebut dipilih untuk mendorong peserta memahami bahwa menjadi pemilih pemula merupakan sebuah proses yang membutuhkan kesiapan. Pemilih pemula perlu memahami hak dan kewajibannya serta mampu menentukan pilihan secara sadar dan bertanggung jawab.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menyampaikan bahwa pendidikan kepemiluan sejak bangku sekolah merupakan investasi penting bagi masa depan demokrasi.

“Sekolah merupakan ruang yang sangat strategis untuk membangun kesadaran demokrasi. Dari sini kita bisa menanamkan semangat agar pemilih pemula tidak apatis, tetapi memahami bahwa satu suara memiliki arti dalam menentukan arah kehidupan demokrasi,” kata Habib.

Ia juga mengapresiasi kreativitas anggota Saka dalam menyampaikan pesan melalui film. Menurutnya, karya tersebut dapat menjadi media edukasi yang efektif karena menggunakan pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar.

Setelah penilaian tugas selesai, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang melakukan penyematan tanda secara simbolik kepada perwakilan anggota Saka Adhyasta Pemilu. Penyematan tersebut menjadi bagian dari prosesi pelantikan anggota Saka.

Habib berharap anggota Saka mampu menjadi teladan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di lingkungan sekolah. Mereka juga diharapkan dapat menyebarkan semangat pemilih pemula kepada teman sebaya.

Bawaslu Kabupaten Magelang akan terus memperkuat kegiatan pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan komitmen untuk menjaga pemilu yang demokratis dan berintegritas.

penulis: desiana