Bawaslu Magelang Ajak Peserta Saka Terpadu Kenali Peran dalam Pengawasan Pemilu
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang mengajak peserta Saka Terpadu di SMA Negeri 1 Kota Mungkid untuk mengenal lebih jauh peran generasi muda dalam pengawasan pemilu. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembelajaran Saka Terpadu, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Bawaslu dalam memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif. Melalui kegiatan di lingkungan sekolah, Bawaslu berupaya menanamkan pemahaman bahwa demokrasi membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif dan bertanggung jawab.
Kasubbag Pengawasan Bawaslu Kabupaten Magelang, Yuni Karina, mengatakan keberadaan Saka Terpadu dapat menjadi wadah strategis untuk membangun karakter dan kepedulian generasi muda terhadap kehidupan demokrasi.
“Generasi muda memiliki energi dan kreativitas yang besar. Potensi tersebut dapat diarahkan menjadi kekuatan positif untuk ikut menjaga demokrasi dan mengawasi proses pemilu,” ujar Yuni.
Menurutnya, pengawasan partisipatif dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana. Salah satunya dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, memahami aturan kepemiluan, serta menyampaikan informasi dugaan pelanggaran kepada pihak yang berwenang melalui jalur yang tepat.
Pembelajaran tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan di sekolah. Bawaslu Kabupaten Magelang mendorong peserta untuk menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat sehingga semangat pengawasan partisipatif dapat berkembang secara lebih luas.
penulis: desiana