Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Matangkan Implementasi IKU untuk Perkuat Kinerja Pengawasan

Penetapan DCT

Semarang – Bawaslu Kabupaten Magelang mengikuti Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Bawaslu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia bersama Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan pemilu di seluruh jajaran Bawaslu. Seluruh peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Amin dalam sambutannya menegaskan bahwa IKU menjadi instrumen penting untuk mengukur kinerja lembaga secara objektif. Menurutnya, keberadaan Bawaslu sebagai lembaga permanen menuntut adanya pertanggungjawaban yang jelas kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta memahami substansi IKU secara menyeluruh. Hal tersebut diperlukan agar setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang nyata.

Berbagai materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh narasumber dari Bawaslu RI, mulai dari konsep pengukuran berbasis outcome hingga petunjuk teknis implementasi IKU. Para narasumber menekankan bahwa pengawasan pemilu harus berorientasi pada dampak dan penguatan kualitas demokrasi. Selain itu, indikator yang disusun harus selaras dengan tujuan strategis organisasi. Dengan demikian, evaluasi kinerja dapat dilakukan secara lebih terukur.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh mengatakan bahwa pemahaman terhadap IKU menjadi bekal penting bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pengawasan. Menurutnya, orientasi kerja yang berbasis hasil akan memperkuat kontribusi Bawaslu terhadap pembangunan demokrasi yang berintegritas. “IKU mendorong setiap program yang dijalankan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat dan kelembagaan,” ungkapnya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang Bambang Agus Setiyawan menambahkan bahwa implementasi IKU akan memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel. Ia menyebut bahwa kesekretariatan memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian indikator yang telah ditetapkan. “Kami siap mendukung pelaksanaan IKU melalui penguatan perencanaan, pelaporan, dan evaluasi program agar seluruh target organisasi dapat tercapai secara optimal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil. Penerapan IKU diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang semakin berkualitas. Selain itu, tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel juga menjadi fokus utama dalam menghadapi agenda demokrasi ke depan.

penulis: desiana