Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Awasi Coktas Sampling Data Pemilih Luar Negeri di Kecamatan Muntilan

bvsx

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang bersama KPU Kabupaten Magelang melaksanakan pencocokan dan penelitian terbatas (coktas) secara sampling terhadap data pemilih luar negeri di Kecamatan Muntilan, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan akurasi data pemilih luar negeri yang tercatat berasal dari Kabupaten Magelang.

Berdasarkan data yang dimiliki KPU Kabupaten Magelang, terdapat sebanyak 160 pemilih luar negeri yang tercatat. Dari jumlah tersebut, dilakukan coktas secara sampling terhadap 60 data pemilih yang tersebar di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Muntilan, kegiatan dilaksanakan di Desa Pucungrejo dan Desa Gunungpring dengan melibatkan pemerintah desa serta keluarga pemilih yang bersangkutan.

Di Desa Pucungrejo, tim melakukan penelusuran terhadap sejumlah nama yang pernah bekerja di luar negeri dan saat ini telah kembali ke Indonesia. Berdasarkan hasil konfirmasi kepada keluarga maupun melalui komunikasi langsung dengan pemilih yang bersangkutan, diketahui bahwa data kependudukan masih tercatat di Kabupaten Magelang sehingga statusnya dinyatakan memenuhi syarat. Proses verifikasi dilakukan dengan mengedepankan kondisi faktual serta informasi yang diperoleh dari pihak keluarga.

Sementara itu, di Desa Gunungpring, petugas memperoleh informasi bahwa beberapa pemilih masih berada di luar negeri untuk bekerja maupun menempuh pendidikan. Hasil penelusuran dan konfirmasi dengan keluarga menunjukkan adanya kondisi yang berbeda pada masing-masing pemilih. Informasi tersebut kemudian menjadi bahan dalam proses pencocokan data untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan keadaan sebenarnya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang, Bambang Agus Setiyawan, mengatakan bahwa pengawasan terhadap kegiatan coktas sampling data pemilih luar negeri dilakukan untuk memastikan setiap proses pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, data pemilih yang akurat merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu.

“Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen mengawal proses pemutakhiran data pemilih secara cermat dan berkelanjutan. Pengawasan terhadap coktas sampling ini dilakukan untuk memastikan data pemilih luar negeri yang berasal dari Kabupaten Magelang benar-benar sesuai dengan kondisi faktual sehingga hak pilih warga negara dapat terlindungi dengan baik,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah desa dan keluarga pemilih sangat membantu dalam proses penelusuran dan konfirmasi data. Sinergi antara penyelenggara pemilu dengan para pemangku kepentingan di tingkat lokal menjadi faktor penting dalam menghasilkan daftar pemilih yang akurat dan berkualitas.

Melalui pengawasan yang dilakukan secara langsung, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap potensi permasalahan data pemilih dapat diidentifikasi sejak dini. Dengan demikian, daftar pemilih yang disusun pada tahapan Pemilu mendatang dapat memberikan kepastian terhadap pemenuhan hak konstitusional warga negara Indonesia, termasuk mereka yang berada di luar negeri.

Bawaslu Kabupaten Magelang akan terus melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pemutakhiran data pemilih secara berjenjang dan berkesinambungan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan menjamin hak pilih seluruh masyarakat.

penulis: desiana