Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Mantapkan Penguatan SIGMA sebagai Garda Pengawasan Pemilu 2029

BAWASLU

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Fungsi Relawan SIGMA (akSi jaGa demokrasi MAgelang), Selasa (2/12/2025) di Kantor Bawaslu Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan relawan pengawasan pemilu yang berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat. Peserta rapat terdiri dari alumni Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P), jajaran Bawaslu, serta perwakilan relawan muda dari berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Habib menegaskan bahwa proses pembelajaran P2P telah tuntas dan saatnya memasuki fase berikutnya, yakni membentuk kader-kader pengawasan yang siap bergerak di tengah masyarakat. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan pembaruan pemahaman mengenai stigma “politik yang buruk”, agar mampu melihat demokrasi sebagai ruang kontribusi, bukan sesuatu yang harus dijauhi.

Habib juga menyoroti pentingnya kehadiran SIGMA sebagai bentuk ikhtiar Bawaslu menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal. Relawan SIGMA, katanya, memegang peran penting untuk mengawal berbagai agenda pengawasan, terutama Pengawasan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Ia menambahkan, pengalaman coklit dan coktas sebelumnya menunjukkan masih banyak temuan seperti data pemilih meninggal namun belum tercoret.

Pada sesi paparan, anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, menyampaikan bahwa alumni P2P memiliki kesempatan untuk mempelajari materi lanjutan pengawasan, termasuk penanganan pelanggaran. Ia menjelaskan bahwa SIGMA merupakan tindak lanjut dari P2P, sehingga relawan akan diberikan Surat Keputusan dan Surat Tugas untuk mendukung pengawasan di lapangan.

Aini juga menegaskan bahwa belum terdapat organisasi pemantau pemilu lokal di Kabupaten Magelang, sehingga SIGMA diharapkan dapat menjadi representasi kader pengawasan yang mampu menggerakkan masyarakat agar lebih peduli terhadap proses pemilu. Relawan juga akan membantu mengawasi PDPB, seperti melaporkan warga yang baru genap 17 tahun, perubahan status domisili, hingga temuan pemilih terdaftar ganda.

Rapat ditutup dengan penyusunan struktur organisasi SIGMA dan pembahasan program kerja untuk semester pertama 2026. Sejumlah kegiatan seperti SIGMA Goes to School, SIGMA Goes to Campus, SIGMA Goes to Pesantren, hingga SIGMA on the Road diharapkan menjadi ruang edukasi politik bagi masyarakat. Bawaslu memastikan SK relawan akan diterbitkan hingga periode Agustus 2028. (desiana)