Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Coktas

BAWASLU

Kota Mungkid — Dalam rangka memperkuat partisipasi publik dan menjaga keakuratan data pemilih, Bawaslu Kabupaten Magelang melakukan pengawasan terhadap kegiatan Coktas Serentak yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menyasar pemilih dengan usia di atas 100 tahun sebagai bagian dari pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), Kamis (16/10/2025).

Tim 2 yang diketuai oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, melaksanakan pengawasan di Kecamatan Grabag. Ia bersama timnya mendatangi beberapa titik pendataan untuk memastikan proses verifikasi data berjalan transparan dan disertai dokumentasi yang lengkap.

KPU Kabupaten Magelang mengerahkan enam tim Coktas yang tersebar di tujuh kecamatan dan enam belas desa. Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menyangkut data, tetapi juga penghormatan terhadap hak politik warga negara. “Kami ingin memastikan setiap warga tetap memiliki kesempatan menggunakan hak pilihnya dengan data yang valid,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas KPU mendapatkan pendampingan dari Bawaslu untuk memastikan tahapan dilakukan sesuai ketentuan. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa pendekatan sosial yang digunakan bertujuan untuk membangun kepercayaan antara masyarakat dan penyelenggara pemilu.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, menilai bahwa pengawasan partisipatif adalah kunci menjaga kejujuran data pemilih. “Kami mengajak masyarakat ikut mengawasi. Data pemilih bukan hanya urusan KPU atau Bawaslu, tapi juga milik publik. Setiap warga berhak mengawal agar datanya benar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat akan memperkuat kualitas demokrasi. “Ketika warga aktif melapor bila ada data yang keliru, itu tanda demokrasi hidup. Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi,” tambah Hafidh.

Respon positif datang dari warga Grabag yang merasa dilibatkan dalam proses Coktas. Banyak keluarga lanjut usia yang menyatakan apresiasinya terhadap petugas dan pengawas yang datang dengan penuh keramahan. (desiana)