Bawaslu Magelang Konsolidasi Demokrasi Bersama Tokoh Masyarakat Desa Klopo
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat konsolidasi demokrasi di tingkat desa melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Pada Selasa (7/04/2026), Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Desa Klopo, Kecamatan Tegalrejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga semangat demokrasi di tengah masa non tahapan pemilu. Dalam kesempatan tersebut, Hafidh bertemu langsung dengan Kepala Desa Klopo, Dewi Novitasari. Selain menjabat sebagai kepala desa, Dewi juga merupakan mantan Ketua PPK Kecamatan Tegalrejo. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi terkait kondisi masyarakat sekaligus mempererat hubungan kelembagaan.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, berbagai isu strategis dibahas secara terbuka. Salah satunya terkait partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu menilai bahwa peran tokoh masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial. Terlebih dalam masa non tahapan, di mana aktivitas politik cenderung menurun. Namun demikian, kesadaran masyarakat tetap perlu dijaga. Hal ini menjadi fokus utama dalam konsolidasi yang dilakukan.
Muhammad Hafidh menyampaikan bahwa demokrasi tidak hanya hidup saat tahapan pemilu berlangsung. Ia menegaskan bahwa peran masyarakat tetap penting dalam setiap waktu. “Masa non tahapan bukan berarti masyarakat berhenti berpartisipasi, justru ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman demokrasi,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kejujuran dan keadilan. Menurutnya, demokrasi yang sehat harus dibangun secara berkelanjutan.
Dewi Novitasari menyambut baik kunjungan dan inisiatif Bawaslu tersebut. Ia menyampaikan bahwa masyarakat Desa Klopo memiliki kesadaran yang cukup baik terhadap demokrasi. “Kami terus mendorong masyarakat untuk tetap aktif dan peduli terhadap proses demokrasi, meskipun tidak sedang dalam tahapan pemilu,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa edukasi politik harus terus dilakukan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas partisipasi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Bawaslu dan masyarakat. Konsolidasi demokrasi menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara penyelenggara pemilu dan pemerintah desa. Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan demokrasi yang berkelanjutan.
penulis: desiana