Lompat ke isi utama

Berita

Tujuh Dusun Donomulyo Jadi Basis Penguatan Demokrasi Partisipatif

Penetapan DCT

Kota Mungkid — Desa Donomulyo yang terdiri dari tujuh dusun menjadi fokus penguatan demokrasi partisipatif oleh Bawaslu Kabupaten Magelang. Hal ini disampaikan dalam kegiatan sambang desa pada Senin (13/04/2026). Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Hafidh, hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran masyarakat. Suasana berlangsung hangat dan penuh partisipasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu menekankan pentingnya peran komunitas. Setiap dusun memiliki peran strategis. Oleh karena itu, pendekatan dilakukan secara langsung. Masyarakat diharapkan aktif dalam pengawasan. Hal ini menjadi fokus utama. Dengan demikian, pengawasan dapat berjalan efektif.

Muhammad Hafidh menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif harus diperkuat. Ia menegaskan bahwa masyarakat adalah kunci utama. “Kami ingin setiap dusun menjadi bagian dari gerakan anti politik uang,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa edukasi harus merata. Dengan demikian, semua masyarakat memahami.

Arif menyampaikan bahwa masyarakat Desa Donomulyo siap mendukung. Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat penting. “Kami akan terus menjaga komitmen sebagai desa APU,” ungkapnya. Ia juga berharap adanya kegiatan lanjutan. Menurutnya, sinergi harus terus dijaga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penguatan demokrasi semakin merata. Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong partisipasi. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kesadaran masyarakat. Upaya ini menjadi langkah strategis. Demokrasi yang berkualitas menjadi tujuan.

penulis: desiana