Sambang Desa Jadi Sarana Dialog Demokrasi antara Bawaslu dan Pemerintah Desa
|
Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam memperkuat konsolidasi demokrasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sambang desa di Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh. Ia disambut oleh Kepala Desa Pagergunung, Wahkrodi. Suasana dialog berlangsung terbuka dan konstruktif.
Pendekatan dialog menjadi strategi utama dalam membangun komunikasi yang efektif. Bawaslu menilai bahwa komunikasi dua arah sangat penting. Hal ini untuk menyamakan persepsi terkait demokrasi. Selain itu, dialog juga menjadi ruang berbagi informasi. Dengan demikian, solusi dapat dirumuskan bersama.
Habib Shaleh menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan desa menjadi prioritas. Ia menyebut bahwa pendekatan ini lebih efektif. Bawaslu dapat memahami kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan sambang desa akan terus dilakukan. Hal ini untuk memperkuat konsolidasi demokrasi.
“Dialog langsung menjadi cara efektif untuk membangun pemahaman bersama dan memperkuat sinergi dalam menjaga demokrasi,” ujar Habib.
Dalam forum tersebut, Bawaslu juga menyampaikan pentingnya pengawasan partisipatif. Masyarakat diajak untuk aktif dalam pengawasan. Hal ini untuk mencegah pelanggaran. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama. Edukasi terus dilakukan.
Wahkrodi menyampaikan bahwa dialog seperti ini sangat bermanfaat. Ia menilai bahwa komunikasi terbuka membantu pemerintah desa. Selain itu, masyarakat juga lebih memahami. Pemerintah desa siap mendukung. Hal ini untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Kami menyambut baik pendekatan dialogis ini karena membantu kami memahami peran dalam menjaga demokrasi,” ujar Wahkrodi.
penulis: desiana