Lompat ke isi utama

Berita

Sambang Desa di Giriwarno, Bawaslu Kabupaten Magelang Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif

Pemilu 2024

Kota Mungkid – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang terus mengintensifkan upaya penguatan demokrasi melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan Sambang Desa yang dilaksanakan di Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Senin (29/06/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang Bambang Agus Setiyawan bersama jajaran staf. Kehadiran Bawaslu di tingkat desa menjadi langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang berdialog dengan pemerintah desa mengenai pentingnya membangun pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Pemerintah desa dinilai memiliki posisi yang strategis dalam menyampaikan edukasi politik kepada masyarakat karena menjadi institusi yang paling dekat dengan warga. Selain membahas peran pemerintah desa, Bawaslu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengedepankan nilai kejujuran dan keadilan dalam kehidupan berdemokrasi. Melalui forum tersebut, berbagai masukan dari pemerintah desa turut menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat program kelembagaan Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Menurutnya, keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menjaga integritas setiap proses demokrasi. "Kami ingin masyarakat memahami bahwa Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh warga menjadi kekuatan utama dalam menciptakan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. Melalui Sambang Desa ini kami ingin memperkuat semangat kebersamaan tersebut," ujar Habib.

Habib menambahkan bahwa komunikasi yang dibangun secara langsung akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu. Dengan hadir di tengah masyarakat, Bawaslu dapat mengetahui berbagai dinamika yang berkembang sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga demokrasi secara berkelanjutan. Ia berharap masyarakat semakin berani menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi pelanggaran maupun persoalan yang berpotensi mengganggu kualitas demokrasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan yang lebih efektif dibandingkan penindakan setelah pelanggaran terjadi.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang Bambang Agus Setiyawan mengatakan bahwa sekretariat memiliki tanggung jawab memastikan seluruh program kelembagaan berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan Sambang Desa merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang mendekatkan Bawaslu dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. "Sekretariat akan terus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program penguatan demokrasi. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dengan pemerintah desa dapat terus dipelihara sehingga berbagai program Bawaslu mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Magelang," ungkap Bambang.

Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan Sambang Desa di Desa Giriwarno, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap terbangun komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan partisipatif dan menjaga nilai-nilai demokrasi. Sinergi yang baik antara penyelenggara pemilu, pemerintah desa, dan masyarakat diyakini akan menciptakan iklim demokrasi yang sehat, aman, dan berintegritas. Bawaslu Kabupaten Magelang juga berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya membangun demokrasi yang semakin kuat dari tingkat desa.

penulis: desiana