Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengelolaan Hibah, Bawaslu Kabupaten Magelang Intensifkan Koordinasi dengan Kesbangpol

Pemilu 2024

Kota Mungkid – Upaya memperkuat tata kelola anggaran hibah yang transparan dan akuntabel terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang. Melalui silaturahmi dan koordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang, Bawaslu membahas hasil review Rencana Anggaran Biaya (RAB) hibah non tahapan sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen penganggaran, Kamis (25/06/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Kabupaten Magelang menjadi forum untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai catatan hasil evaluasi. Suasana diskusi berlangsung terbuka dengan semangat membangun sinergi antara penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah. Koordinasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pengelolaan hibah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Magelang, Labbaika Nugroho, mengatakan bahwa komunikasi yang intensif merupakan kunci dalam menciptakan tata kelola hibah yang efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, koordinasi yang dilakukan Bawaslu menunjukkan komitmen dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran daerah. Ia menilai setiap hasil review perlu dipahami bersama agar tidak terjadi perbedaan persepsi pada tahap pelaksanaan. Kesbangpol, lanjutnya, akan terus memberikan pendampingan sesuai kewenangan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi. 

"Kami mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Magelang yang proaktif melakukan koordinasi. Sinergi seperti ini penting agar setiap proses pengelolaan hibah dapat dilaksanakan secara tertib, transparan, dan akuntabel," ujar Labbaika.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari komitmen Bawaslu dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang profesional. Menurutnya, hasil review RAB menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan anggaran sekaligus memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara optimal. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek administrasi, tetapi juga pada efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan. Habib berharap komunikasi yang telah terjalin dengan Kesbangpol dapat terus diperkuat pada setiap tahapan penyusunan anggaran.

"Kami ingin setiap rupiah anggaran yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi penguatan kelembagaan dan mendukung pelaksanaan tugas pengawasan secara maksimal," katanya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang, Bambang Agus Setiyawan, menjelaskan bahwa seluruh catatan hasil review akan segera ditindaklanjuti oleh jajaran sekretariat melalui penyempurnaan dokumen RAB hibah non tahapan. Ia mengatakan bahwa koordinasi langsung dengan Kesbangpol menjadi langkah penting agar seluruh rekomendasi dapat dipahami secara utuh. Dengan demikian, proses penyesuaian administrasi dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Bambang juga memastikan bahwa seluruh proses akan dilaksanakan secara cermat untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran. 

"Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh hasil evaluasi secara profesional sehingga dokumen yang disusun benar-benar memenuhi ketentuan serta mendukung kebutuhan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Magelang," ungkapnya.

Melalui koordinasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Magelang semakin kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Hubungan kerja yang harmonis diyakini akan mempercepat penyelesaian berbagai proses administrasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kelembagaan. 

Pertemuan ini juga menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik mampu menghasilkan solusi terhadap setiap dinamika yang muncul dalam proses penganggaran. Ke depan, Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pelaksanaan pengawasan yang profesional dan berintegritas. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan demokrasi yang semakin berkualitas.

penulis: desiana