Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Lintas Sektor Menguat dalam Pleno PDPB Kabupaten Magelang

mmm

Kota Mungkid — Pengawasan Bawaslu Kabupaten Magelang dalam rapat pleno terbuka PDPB Triwulan I Tahun 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kegiatan yang digelar KPU Kabupaten Magelang ini melibatkan berbagai instansi strategis. Rapat berlangsung di Kantor KPU setempat pada Kamis (2/4/2026). Sinergi antar lembaga menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas data pemilih.

Kehadiran Disdukcapil, Polresta, Kodim, Kemenag, hingga partai politik menunjukkan keterlibatan aktif stakeholder. Kolaborasi ini mendukung validasi data yang lebih komprehensif. Setiap pihak memberikan kontribusi sesuai kewenangannya. Hal ini memperkuat integritas proses pemutakhiran data.

KPU Kabupaten Magelang juga memaparkan berbagai program pendidikan pemilih. Di antaranya KPU Goes to School dan KPU Goes to Campus. Program tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Selain itu, juga membangun kesadaran demokrasi sejak dini.

Sumarni Aini Chabibah menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor penting dalam pengawasan. Bawaslu tidak bekerja sendiri, melainkan bersama seluruh stakeholder. Ia menilai sinergi yang terbangun sudah berjalan baik. Namun, perlu terus diperkuat ke depan.

Dalam pleno tersebut, KPU juga menyampaikan penggunaan berbagai sumber data. Data berasal dari DPT terakhir, DP4 Kemendagri, serta instansi terkait lainnya. Proses sinkronisasi dilakukan secara berlapis. Hal ini bertujuan meminimalisir kesalahan data.

Jumlah pemilih yang ditetapkan mencapai lebih dari satu juta orang. Data ini mencerminkan hasil kerja bersama berbagai pihak. Pemutakhiran dilakukan secara berkelanjutan. Setiap perubahan terus dicatat dan diverifikasi.

Bawaslu berharap kolaborasi ini terus terjaga. Dengan kerja sama yang solid, kualitas demokrasi dapat ditingkatkan. Semua pihak memiliki peran strategis dalam proses ini. Sinergi menjadi fondasi utama ke depan.

penulis: desiana