Lompat ke isi utama

Berita

Desa Deyangan Jadi Model Kolaborasi Demokrasi Berbasis Kampus

bawaslu

Kota Mungkid — Desa Deyangan ditetapkan sebagai salah satu model kolaborasi demokrasi berbasis kampus melalui program KKN Tematik. Bawaslu Kabupaten Magelang bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggagas program ini sebagai bentuk penguatan Desa Anti Politik Uang. Kegiatan koordinasi dan perizinan dilaksanakan pada Jumat (03/04/2026) dengan melibatkan pemerintah desa. Program ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi desa lain. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran demokrasi yang berkelanjutan.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah dan Chandra Yoga Kusuma. Kepala Desa Deyangan, Risyanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Diskusi berlangsung dengan membahas konsep pelaksanaan program. Para pihak sepakat untuk mendukung kegiatan ini. Sinergi antar pihak menjadi kunci keberhasilan.

Mahasiswa KKN akan berperan aktif dalam berbagai kegiatan edukasi. Mereka akan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya politik uang. Desa Deyangan diharapkan menjadi contoh bagi desa lain. Selain itu, program ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Hal ini diharapkan memberikan dampak positif.

Aini menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membangun demokrasi. Ia menilai bahwa keterlibatan mahasiswa sangat penting. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan harus berbasis masyarakat. Aini juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia berharap hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Program ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara Bawaslu, kampus, dan masyarakat. Kami ingin membangun kesadaran yang kuat di tingkat desa. Mahasiswa akan menjadi penggerak utama dalam kegiatan ini. Kami optimistis program ini berhasil. Ini adalah langkah penting,” ujar Aini.

Chandra Yoga Kusuma menambahkan bahwa program ini menjadi model kolaborasi yang baik. Ia menilai bahwa sinergi ini harus terus dikembangkan. Risyanto menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kami bangga desa kami menjadi bagian dari program ini. Kami siap mendukung penuh kegiatan ini. Semoga program ini membawa manfaat besar. Ini adalah kesempatan yang baik,” ungkap Risyanto.

penulis: desiana