Lompat ke isi utama

Berita

Pramuka Blok Menjadi Sarana Edukasi Demokrasi bagi Pelajar

Netralitas ASN

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang memanfaatkan kegiatan Pramuka Blok di SMAN 1 Ngluwar sebagai media untuk memperkenalkan pengawasan pemilu partisipatif kepada pelajar. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/07/2026) tersebut diikuti oleh peserta didik baru sebagai bagian dari pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan. Kehadiran Bawaslu menjadi pelengkap materi yang menanamkan nilai demokrasi sejak dini.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh menyampaikan materi mengenai kelembagaan Bawaslu, mulai dari struktur organisasi, tugas pengawasan, hingga upaya pencegahan pelanggaran pemilu. Menurutnya, pemahaman mengenai demokrasi perlu diberikan sejak bangku sekolah agar generasi muda memiliki kepedulian terhadap proses politik yang berlangsung di Indonesia.

Peserta juga diajak mengenal Saka Adhyasta Pemilu sebagai salah satu bentuk kolaborasi antara Bawaslu dan Gerakan Pramuka dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Melalui wadah tersebut, anggota Pramuka tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai kepemiluan dan pentingnya menjaga integritas demokrasi.

Muhammad Hafidh menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga masa depan demokrasi. "Ketika pelajar memahami pentingnya kejujuran, keadilan, dan pengawasan sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Itulah semangat yang ingin kami bangun melalui Saka Adhyasta Pemilu," ungkapnya.

penulis: desiana