Lompat ke isi utama

Berita

Bekali Mahasiswa KKN Tematik, Bawaslu Magelang Siapkan Agen Penggerak Desa Anti Politik Uang

cdm

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang memberikan pembekalan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik "Ruwat Rawat Desa Anti Politik Uang" hasil kerja sama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (17/07/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai mitra strategis untuk menguatkan pendidikan politik dan budaya pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai demokrasi yang bersih serta mendorong masyarakat menolak praktik politik uang di tingkat desa.

Pembekalan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Habib Shaleh, S.S., Dr. Toriq Nurmadiansyah selaku Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Dr. Muhammad Fatkhan, S.Ag., M.Hum. yang merupakan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Koordinator Lapangan Wilayah Magelang KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 120 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan membahas peran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat membangun budaya demokrasi yang berintegritas. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi pencegahan politik uang, pengawasan partisipatif, serta implementasi program Desa Anti Politik Uang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan salah satu strategi penting dalam memperluas gerakan pengawasan partisipatif. Menurutnya, mahasiswa memiliki kapasitas intelektual sekaligus kedekatan dengan masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dari lingkungan desa. Program KKN Tematik ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan solusi dalam memperkuat integritas penyelenggaraan demokrasi di Kabupaten Magelang.

"Kami ingin mahasiswa tidak hanya melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam membangun budaya demokrasi yang bersih. Melalui program Ruwat Rawat Desa Anti Politik Uang, kami berharap lahir masyarakat yang semakin sadar akan bahaya politik uang dan berani menolaknya," ujar Muhammad Habib Shaleh.

Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Toriq Nurmadiansyah, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara UIN Sunan Kalijaga dengan Bawaslu Kabupaten Magelang. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bentuk nyata implementasi tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian masyarakat yang memberikan dampak langsung. Ia menilai tema KKN yang diusung sangat relevan dengan upaya membangun kualitas demokrasi di tingkat akar rumput.

"KKN Tematik ini tidak hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi media pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan perubahan nyata dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta memperkuat budaya demokrasi yang berintegritas," ungkap Dr. Toriq Nurmadiansyah.

Sementara itu, Dr. Muhammad Fatkhan, S.Ag., M.Hum., selaku Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Koordinator Lapangan Wilayah Magelang KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 120 Tahun 2026, menyampaikan bahwa mahasiswa telah dipersiapkan untuk mampu menjalankan program secara terarah dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pendampingan kepada masyarakat tidak hanya sebatas kegiatan sosialisasi, tetapi juga mendorong lahirnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di lingkungannya. Pendekatan yang dilakukan mahasiswa nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing desa.

"Kami berharap mahasiswa dapat menjadi fasilitator yang mampu menjembatani nilai-nilai akademik dengan kebutuhan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan harus mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga demokrasi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat," jelas Dr. Muhammad Fatkhan.

Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai konsep Desa Anti Politik Uang, teknik komunikasi masyarakat, strategi edukasi politik, hingga penyusunan program kerja yang selaras dengan kebutuhan desa sasaran. Bekal tersebut diharapkan menjadi dasar bagi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian secara optimal selama masa KKN. Sinergi antara Bawaslu Kabupaten Magelang dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta diharapkan terus berlanjut sebagai upaya memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif menuju demokrasi yang semakin berkualitas.