Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Magelang Gandeng Dunia Akademik

BAWASLU

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang memperkuat pengawasan partisipatif dengan menggandeng dunia akademik. Pelibatan mahasiswa magang dalam Pendidikan Pengawasan Partisipatif menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Program ini sejalan dengan kebijakan nasional Bawaslu. Melalui pendekatan ini, Bawaslu berupaya memperluas basis pengawasan. Mahasiswa dipandang sebagai mitra strategis dalam penguatan demokrasi, Senin (26/01/2026).

Mahasiswa magang yang terlibat mendapatkan pembelajaran terkait berbagai aspek pengawasan pemilu. Materi disusun secara sistematis dan berjenjang. Peserta juga diberikan ruang diskusi dengan jajaran Bawaslu. Proses ini bertujuan memperkaya pemahaman mahasiswa. Dengan demikian, pengawasan partisipatif dapat dipahami secara utuh.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan dunia akademik sangat penting. Menurutnya, kampus merupakan pusat pengembangan pengetahuan dan nilai kritis. “Melalui mahasiswa, nilai-nilai pengawasan pemilu dapat disebarluaskan secara lebih luas,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus dikembangkan. Dengan begitu, pengawasan pemilu menjadi gerakan bersama.

Sumarni Aini Chabibah menambahkan bahwa Pendidikan Pengawasan Partisipatif merupakan sarana pembelajaran yang efektif. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun sikap kritis. Mahasiswa diajak memahami pentingnya integritas pemilu. Kesadaran ini diharapkan melekat dalam diri peserta. Hal tersebut menjadi modal penting dalam menjaga demokrasi.

Kasubbag Pengawasan Pemilu Yuni Karina menjelaskan bahwa P2P juga menekankan pada penguatan kapasitas peserta. Ia menyebutkan bahwa peserta dibekali pemahaman teknis dan praktis. “Kami ingin peserta mampu menjadi pengawas partisipatif yang aktif,” katanya. Menurut Yuni Karina, keberhasilan program diukur dari dampak jangka panjangnya. Dampak tersebut terlihat dari meningkatnya kesadaran pengawasan di masyarakat.

penulis: desiana