Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Magelang Rangkul Generasi Muda
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang mulai memperkuat pendidikan demokrasi kepada generasi muda sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Bawaslu Goes to School. Program tersebut direncanakan hadir di SMK Negeri 1 Salam pada 22 Oktober 2026.
Sebagai persiapan, Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Sumarni Aini Chabibah, S.S., M.Hum., melakukan koordinasi dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 1 Salam Ely Rahayu, S.P., pada Senin (5/10/2026). Koordinasi tersebut membahas rencana pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Bawaslu juga mendorong agar kegiatan dikemas secara interaktif.
Aini mengatakan generasi muda merupakan bagian penting dalam masa depan demokrasi. Sebagian pelajar yang saat ini duduk di bangku sekolah akan menjadi pemilih pada momentum pemilu mendatang. Karena itu, pendidikan demokrasi perlu dimulai jauh sebelum mereka berada di bilik suara.
“Pemilu 2029 memang masih dalam proses persiapan, tetapi pendidikan pemilih tidak bisa dilakukan secara mendadak. Kesadaran mengenai demokrasi harus dibangun sejak sekarang,” kata Aini.
Ely Rahayu menyambut baik pendekatan tersebut. Menurutnya, siswa perlu mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan demokrasi sebelum mereka menggunakan hak pilihnya. Sekolah siap mendukung kegiatan yang dapat memperkaya wawasan siswa.
“Ini merupakan bekal yang baik bagi siswa. Ketika nanti mereka sudah memiliki hak pilih, mereka diharapkan sudah memiliki pemahaman dan sikap yang tepat dalam menggunakan hak tersebut,” ujar Ely.
Bawaslu Kabupaten Magelang berharap Bawaslu Goes to School pada 22 Oktober 2026 menjadi salah satu langkah awal dalam membangun generasi pemilih yang cerdas. Pendidikan demokrasi kepada pelajar akan terus didorong sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029.
penulis: desiana