Lompat ke isi utama

Berita

Fair Play di Lapangan, Profesional dalam Menjalankan Tugas Pengawasan

cdm

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat melalui program Jumat Sehati (Sehat dan Harmoni) yang kali ini diwujudkan dalam pertandingan mini soccer persahabatan bersama Bawaslu Kabupaten Temanggung. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Mini Soccer Hvman, Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2026), berlangsung meriah dan diikuti seluruh anggota serta jajaran sekretariat kedua lembaga. Pertandingan menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga kebugaran di tengah aktivitas kelembagaan yang padat. Dengan semangat kekeluargaan, seluruh peserta menikmati pertandingan tanpa mengesampingkan nilai sportivitas dan saling menghormati. Jumat Sehati menjadi bukti bahwa Bawaslu tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas kinerja, tetapi juga pada pembangunan budaya organisasi yang sehat dan harmonis.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh menyampaikan bahwa sumber daya manusia merupakan aset paling penting dalam sebuah organisasi. Menurutnya, menjaga kesehatan fisik dan mental pegawai menjadi investasi jangka panjang yang akan berdampak terhadap kualitas pelaksanaan tugas pengawasan. Ia menilai kegiatan olahraga bersama mampu meningkatkan semangat kerja, mempererat komunikasi, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi. Dengan lingkungan kerja yang sehat, seluruh jajaran akan lebih siap menghadapi tantangan dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan. "Kami ingin Jumat Sehati menjadi budaya positif yang terus tumbuh di lingkungan Bawaslu. Ketika pegawai sehat, kompak, dan saling mendukung, maka organisasi akan semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Hafidh.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun menambahkan bahwa kegiatan persahabatan bersama Bawaslu Kabupaten Temanggung merupakan bentuk penguatan hubungan antarlembaga yang harus terus dijaga. Ia mengatakan bahwa komunikasi yang baik tidak hanya dibangun melalui rapat, tetapi juga melalui aktivitas yang mampu menghadirkan suasana lebih santai dan penuh keakraban. Menurutnya, olahraga mengajarkan pentingnya kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah yang relevan dengan tugas pengawasan pemilu. Fauzan berharap nilai-nilai tersebut terus diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas kelembagaan. "Kebersamaan hari ini menjadi modal penting bagi kami untuk terus membangun koordinasi yang lebih baik. Semangat saling mendukung inilah yang akan memperkuat Bawaslu dalam mengawal demokrasi yang berintegritas," ujarnya.

Sepanjang pertandingan, para pemain dari kedua tim menunjukkan permainan yang menarik dan penuh semangat. Meskipun saling berupaya mencetak gol, seluruh peserta tetap mengedepankan etika dan sportivitas sehingga pertandingan berlangsung aman dan menyenangkan. Suasana penuh canda, tawa, dan saling menyemangati menciptakan energi positif yang dirasakan oleh seluruh peserta. Setelah pertandingan berakhir, kedua tim saling memberikan apresiasi dan mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama. Kebersamaan tersebut menjadi simbol bahwa hubungan antarlembaga tidak hanya dibangun melalui tugas formal, tetapi juga melalui aktivitas yang memperkuat rasa persaudaraan.

Program Jumat Sehati diharapkan terus menjadi budaya organisasi yang memberikan manfaat bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Magelang. Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang sehat, dan memperkuat semangat kolaborasi. Nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh melalui olahraga diharapkan mampu meningkatkan kualitas koordinasi dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan. Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan positif yang mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara menyeluruh. Dengan semangat sehat, harmonis, dan profesional, Bawaslu Kabupaten Magelang optimistis dapat terus mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

penulis: desiana