Lompat ke isi utama

Berita

Edukasi Pemilu Sejak Dini, Bawaslu Magelang Libatkan Pelajar Aktif

Penetapan DCT

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat edukasi pemilu melalui pelibatan generasi muda. Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) menjadi salah satu strategi utama dalam upaya tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dari dua sekolah yang antusias mengikuti setiap sesi. Program ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pengawasan pemilu. Selain itu, kegiatan ini juga membangun karakter peserta.

Ketua Bawaslu, Habib, menyampaikan bahwa pelajar memiliki potensi besar dalam pengawasan partisipatif. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek pengawasan pemilu. Habib juga menekankan pentingnya nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab. Hal ini menjadi dasar dalam membangun demokrasi yang sehat.

Aini menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara sistematis. Peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal. Materi yang diberikan meliputi analisis kasus dan penanganan pelanggaran. Pendekatan ini bertujuan agar peserta mampu memahami secara komprehensif. Program ini juga memberikan pengalaman belajar yang aplikatif.

Muhammad Hafidh menekankan pentingnya pengawasan dalam menjaga kualitas pemilu. Ia menjelaskan bahwa pengawasan dapat mencegah berbagai bentuk pelanggaran. Selain itu, pengawasan juga memastikan proses berjalan sesuai aturan. Struktur pengawasan yang berjenjang menjadi kekuatan utama. Peserta mendapatkan pemahaman yang mendalam dari materi ini.

Penutup kegiatan menjadi ajang refleksi bagi peserta. Yuni Karina berharap peserta dapat menjadi pengawas partisipatif di lingkungannya. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam demokrasi. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara nyata. Bawaslu optimis kegiatan ini memberikan dampak positif.

penulis: desiana