Lompat ke isi utama

Berita

Chandra Yoga Kusuma Ajak Pelajar SMA N 1 Mertoyudan Jadi Generasi Penjaga Demokrasi

BAWASLU

Kota Mungkid — Kegiatan Bawaslu Goes to School di SMA Negeri 1 Mertoyudan berlanjut dengan sesi pemberian materi setelah penandatanganan MoU. Materi disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma. Kegiatan ini difokuskan pada pembentukan karakter pelajar sebagai pemilih pemula. Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme.

Dalam penyampaiannya, Chandra Yoga Kusuma menegaskan bahwa demokrasi membutuhkan peran aktif generasi muda. Ia menyampaikan bahwa pelajar bukan hanya objek pemilu, tetapi juga subjek yang memiliki suara dan peran penting. Kesadaran tersebut harus dibangun sejak di bangku sekolah. Pendidikan demokrasi menjadi fondasi utama dalam proses tersebut.

Chandra juga mengingatkan bahaya politik uang dan hoaks yang sering menyasar pemilih pemula. Ia mengajak siswa untuk lebih kritis dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, sikap berani menolak pelanggaran adalah bentuk nyata menjaga demokrasi. Pelajar diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan positif.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menyampaikan apresiasi atas antusiasme siswa dan dukungan pihak sekolah. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membangun demokrasi yang berintegritas. Habib berharap kerja sama dengan SMA N 1 Mertoyudan dapat terus berlanjut. Edukasi berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan adanya pemberian materi ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap siswa memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pemilu. Tidak hanya memahami hak memilih, tetapi juga tanggung jawab sebagai warga negara. Generasi muda diharapkan menjadi penjaga nilai-nilai demokrasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam menciptakan pemilu yang berkualitas.

penulis: desiana