Bawaslu Magelang Perkuat Demokrasi Desa Lewat Sambang Pandean dan Edukasi Partisipatif
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang kembali melaksanakan kegiatan sambang desa di Desa Pandean sebagai bagian dari penguatan demokrasi di tingkat lokal. Kegiatan ini dikemas dalam suasana silaturahmi yang hangat dan dialog terbuka bersama pemerintah desa. Interaksi yang terbangun berlangsung aktif dan konstruktif dengan berbagai masukan dari peserta. Hal ini menjadi wujud nyata pendekatan partisipatif dalam pengawasan pemilu.
Kegiatan tersebut diterima oleh Purnomo selaku Kepala Sekretariat Desa yang mewakili Kepala Desa Pandean, Tulis Setioko. Disampaikan bahwa kepala desa tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatan. Meskipun demikian, pemerintah desa tetap menunjukkan komitmen dalam mendukung kegiatan tersebut. Kehadiran perangkat desa menjadi bukti sinergi yang tetap berjalan.
Dalam kesempatan itu, Purnomo menegaskan bahwa kegiatan sambang desa memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan. Ia menyebut bahwa komunikasi yang intensif antara Bawaslu dan pemerintah desa mampu meningkatkan efektivitas pengawasan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi politik bagi masyarakat. Dengan demikian, kesadaran terhadap pentingnya demokrasi semakin meningkat.
Desa Pandean sebagai salah satu Desa Anti Politik Uang memiliki peran penting dalam menjaga integritas pemilu. Dengan wilayah yang terdiri dari tujuh dusun, desa ini memiliki potensi besar dalam membangun gerakan kolektif. Bawaslu terus mendorong agar komitmen tersebut dijaga secara konsisten. Edukasi politik menjadi langkah utama dalam penguatan tersebut.
Selain itu, isu pemutakhiran data pemilih berkelanjutan turut menjadi pembahasan utama. Data warga yang meninggal dunia sejak Januari 2026 menjadi perhatian dalam proses pembaruan data. Pemerintah desa akan melakukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan keakuratan data. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendukung kualitas pemilu.
penulis: desiana