Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Magelang Perkenalkan Debat VI Tahun 2026 kepada Komunitas Debat UNIMMA

Penetapan DCT

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang terus melakukan sosialisasi Debat VI Tahun 2026 kepada berbagai kalangan, termasuk komunitas akademik. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan ke Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Rabu (24/6/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Fauzan Rofiqun, dan diterima oleh Kepala Program Studi Ilmu Hukum, Dilli Trisna Noviasari, S.H., M.H. Dalam kesempatan itu, Bawaslu juga melakukan koordinasi dengan mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Debat dan Kajian Hukum (KDKH). Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan Debat VI Tahun 2026 sekaligus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

Fauzan menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang memiliki peran penting dalam pembangunan demokrasi. Kemampuan berpikir kritis dan keberanian menyampaikan gagasan menjadi modal utama dalam menciptakan ruang demokrasi yang sehat. Menurutnya, kegiatan debat mampu melatih kemampuan analisis, komunikasi, dan kepemimpinan mahasiswa secara bersamaan. Karena itu, Bawaslu memandang komunitas debat sebagai mitra strategis dalam pengembangan budaya demokrasi. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan warna dan perspektif baru dalam setiap diskusi publik.

“Debat tidak hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga membentuk cara berpikir yang sistematis dan bertanggung jawab. Kami berharap mahasiswa UNIMMA dapat berpartisipasi aktif dan menjadi bagian dari penguatan demokrasi di Kabupaten Magelang,” ujar Fauzan.

Sementara itu, Dilli Trisna Noviasari menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa Fakultas Hukum. Selain memperoleh informasi mengenai Debat VI Tahun 2026, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi. Ia menyebut bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan demokrasi. Oleh karena itu, pihaknya mendukung berbagai program yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan demokrasi. Kolaborasi dengan Bawaslu diharapkan dapat terus berlanjut melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat.

penulis: desiana