Bawaslu Magelang Koordinasikan KKN Tematik Desa Anti Politik Uang di Dawung
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat upaya pencegahan praktik politik uang melalui kolaborasi strategis dengan dunia akademik. Pada Senin (6/04/2026), Bawaslu Kabupaten Magelang yang diwakili oleh Anggota Bawaslu, Muhammad Hafidh, melakukan koordinasi awal dengan Pemerintah Desa Dawung. Kegiatan ini berkaitan dengan pelaksanaan KKN Tematik dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan difokuskan pada program Desa Anti Politik Uang. Program tersebut direncanakan berlangsung mulai 9 Juli hingga 23 Agustus 2026. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam penguatan kesadaran masyarakat. Selain itu, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam membangun budaya demokrasi yang bersih.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu belum dapat bertemu langsung dengan Kepala Desa Dawung. Namun demikian, koordinasi tetap berjalan efektif melalui pertemuan dengan perangkat desa. Kehadiran rombongan Bawaslu disambut hangat oleh perangkat desa yang menunjukkan antusiasme terhadap program tersebut. Maskun Sofwan sebagai perangkat desa yang mendampingi turut memberikan respon positif. Ia menilai bahwa program ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat desa. Terutama dalam meningkatkan pemahaman terkait bahaya politik uang.
Muhammad Hafidh dalam keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi pencegahan yang berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam mengedukasi masyarakat. “Kami melihat mahasiswa KKN memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya. Hafidh juga menambahkan bahwa Desa Anti Politik Uang merupakan program prioritas Bawaslu. Oleh karena itu, pelibatan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Maskun Sofwan menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Bawaslu. Ia menyebut bahwa Desa Dawung siap mendukung penuh kegiatan KKN Tematik tersebut. “Kami menyambut baik kedatangan Bawaslu dan rencana kegiatan ini, semoga bisa memberikan manfaat luas bagi warga,” ungkapnya. Ia juga berharap adanya pendampingan yang berkelanjutan selama program berlangsung. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan KKN Tematik dapat berjalan lancar. Sinergi antara Bawaslu, mahasiswa, dan pemerintah desa menjadi fondasi utama keberhasilan program. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai demokrasi yang sehat di tingkat akar rumput. Bawaslu Kabupaten Magelang pun berkomitmen untuk terus mendorong gerakan anti politik uang. Upaya ini diharapkan menjadi contoh bagi desa lainnya.
penulis: desiana