Bawaslu Magelang Intensifkan Konsolidasi Demokrasi di Desa Pandean melalui Pendekatan Dialogis
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus mengintensifkan konsolidasi demokrasi melalui kegiatan sambang desa di Desa Pandean. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi arahan pimpinan dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Pendekatan dialogis dipilih untuk membangun komunikasi yang efektif. Hal ini memungkinkan terjadinya pertukaran informasi yang konstruktif.
Kegiatan ini diterima oleh Purnomo yang mewakili Kepala Desa Pandean, Tulis Setioko, yang berhalangan hadir karena sakit. Meskipun tidak dihadiri langsung oleh kepala desa, kegiatan tetap berlangsung dengan baik. Pemerintah desa tetap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi.
Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Bawaslu dan pemerintah desa. Koordinasi yang baik akan mendukung efektivitas pengawasan pemilu. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan. Dengan demikian, potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.
Desa Pandean sebagai bagian dari Desa Anti Politik Uang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas demokrasi. Dengan tujuh dusun yang ada, desa ini memiliki cakupan wilayah yang luas dan beragam. Bawaslu mendorong agar nilai-nilai anti politik uang terus diinternalisasi. Komitmen bersama menjadi fondasi utama.
Selain itu, isu pemutakhiran data pemilih berkelanjutan turut dibahas secara mendalam. Data kematian warga menjadi salah satu fokus utama dalam pembaruan data. Pemerintah desa akan melakukan verifikasi sebagai tindak lanjut. Hal ini penting untuk memastikan validitas data pemilih.
penulis: desiana