Bawaslu Magelang Ajak Warga Sumberejo Tolak Politik Uang Melalui Dialog Desa
|
Kota Mungkid — Upaya pencegahan politik uang terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magelang melalui sambang desa di Sumberejo. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana dialog yang terbuka dan konstruktif. Masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi. Hal ini menciptakan komunikasi dua arah yang efektif.
Muhammad Hafidh menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif menjadi kunci utama. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus berani menolak praktik politik uang. Kesadaran ini perlu dibangun secara berkelanjutan. Dengan demikian, demokrasi dapat berjalan lebih sehat.
Desa Sumberejo sebagai Desa Anti Politik Uang menjadi contoh penting. Dengan enam dusun, desa ini memiliki potensi besar dalam membangun gerakan bersama. Bawaslu mengapresiasi komitmen yang telah ditunjukkan masyarakat. Namun, upaya ini tetap harus dijaga secara konsisten.
Pembahasan juga mencakup perpanjangan kerja sama antara Bawaslu dan pemerintah desa. Hal ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama. Pemerintah desa berperan sebagai ujung tombak sosialisasi. Sinergi ini diharapkan semakin kuat.
Kepala Desa Subandi berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Ia menginginkan pemilu ke depan berjalan tanpa konflik. Selain itu, ia juga mendukung upaya pemutakhiran data pemilih. Kolaborasi ini diyakini mampu meningkatkan kualitas demokrasi.
penulis: desiana