Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Magelang Jajaki Program Bawaslu Mengajar di STAI Al-Husain Syubbanul Wathon Magelang

Penetapan DCT

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang terus memperkuat upaya pendidikan pengawasan partisipatif melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Pada Senin, (27/04/2026), Bawaslu Kabupaten Magelang melaksanakan kunjungan koordinasi ke Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Husain Syubbanul Wathon Magelang (STAI Al-Husain Syubbanul Wathon) dalam rangka membahas rencana program Bawaslu Mengajar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Fauzan Rofiqun, S.Ag., bersama jajaran staf sekretariat, dan disambut oleh Titis Rosowulan, Lc., M.Hum. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif guna menjajaki bentuk kerja sama edukasi kepemiluan di lingkungan kampus.

Dalam pembahasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang menyampaikan rencana pelaksanaan program Bawaslu Mengajar yang akan menyasar mahasiswa STAI Al-Husain Syubbanul Wathon Magelang. Program ini diharapkan menjadi sarana penguatan pemahaman mahasiswa terkait kelembagaan Bawaslu, demokrasi, dan dinamika politik di Indonesia.

Selain itu, materi yang akan disampaikan juga direncanakan mencakup aspek teknis penanganan pelanggaran pemilu. Dalam hal ini, Fauzan Rofiqun direncanakan berperan sebagai pengajar yang akan menyampaikan materi, khususnya terkait penanganan pelanggaran serta aspek data dan informasi, sehingga mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih aplikatif dan kontekstual.

Beberapa alternatif skema pelaksanaan turut dibahas, di antaranya melalui kuliah umum yang diikuti oleh seluruh mahasiswa dalam satu kali pertemuan maupun melalui beberapa sesi perkuliahan hingga empat kali pertemuan. Skema tersebut masih dalam tahap penjajakan dan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan kedua belah pihak.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Magelang berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan dengan perguruan tinggi dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda. Edukasi sejak dini di lingkungan akademik diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman, kepedulian, dan integritas dalam mengawal demokrasi di masa mendatang.

penulis: fadila

editor: desiana