Bawaslu Kabupaten Magelang Jadi Narasumber dalam Peluncuran Film Dokumenter “Mengawal Pilkada di Dunia Maya” dan Buku Album Imaji
|
Semarang – Bawaslu Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan film dokumenter berjudul “Mengawal Pilkada di Dunia Maya” dan buku foto Album Imaji dalam sebuah acara yang digelar pada Selasa, 10 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk merekam dan membagikan pengalaman pengawasan Pemilihan Serentak 2024, khususnya di ranah siber.
Dalam peluncuran tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang turut hadir sebagai narasumber utama, menceritakan pengalaman lapangan mereka dalam menghadapi tantangan pengawasan siber yang semakin kompleks.
Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Sumarni Aini Chabibah, menyampaikan bahwa dinamika pengawasan di media sosial sangat menguras tenaga dan pikiran. Ketegangan antara pasangan calon di wilayahnya sempat meningkat tajam, namun hal itu tidak mengendurkan semangat pengawasan yang dilakukan secara profesional.
“Kami sadar bahwa kewenangan Bawaslu terbatas, namun kami tetap berupaya menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk masyarakat dan komunitas digital untuk melawan kejahatan siber secara bersama-sama,” ungkap Aini.
Rekan sesama anggota, Ali Purnomo, juga menyoroti maraknya penggiringan opini di media sosial, termasuk upaya mengaitkan aktivitas Bawaslu dengan salah satu pasangan calon. Hal ini disebutnya sebagai bagian dari bentuk kejahatan siber yang memerlukan klarifikasi dan respons cepat.
“Kami memilih untuk tetap tenang dan segera meluruskan informasi yang salah. Video yang beredar merupakan potongan yang sengaja dimanipulasi untuk menggiring opini publik,” jelas Ali.
Sementara itu, Koordinator Divisi Humas Data dan Informasi (Datin) Bawaslu Jawa Tengah, Sosiawan, menyampaikan bahwa batas kewenangan pengawasan siber oleh Bawaslu memang cukup jelas. Tindakan pemutusan akses atau take down hanya dapat dilakukan oleh Bawaslu RI yang berwenang berkoordinasi langsung dengan platform digital.
“Film ini menjadi edukasi bagi publik bahwa pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan secara fisik di lapangan, tetapi juga melalui dunia maya yang penuh tantangan,” kata Sosiawan.
Dalam kesempatan yang sama, diluncurkan pula buku foto berjudul “Album Imaji: Jejak Pengawasan Pilkada 2024 dalam Lensa.” Buku ini menyajikan dokumentasi visual pengawasan pemilu yang dirangkai dengan narasi dan caption informatif, menggambarkan semangat kerja-kerja pengawasan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Magelang.
Album Imaji diharapkan bisa membawa pembaca untuk merasakan langsung suasana pengawasan pemilu di lapangan, dan sekaligus mengajak masyarakat luas untuk aktif menjadi bagian dari pengawasan partisipatif di pemilu mendatang. (desiana)