Lompat ke isi utama

Berita

Apel Pagi Jadi Momentum Menanamkan Nilai Luhur Budaya Jawa

cdm

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang kembali menggelar apel pagi pada Senin (29/06/2026) sebagai bagian dari pembinaan rutin terhadap seluruh pegawai. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh. Selain menyampaikan arahan kedinasan, Hafidh mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga keluhuran budaya Jawa melalui penggunaan bahasa yang santun. Menurutnya, budaya harus tetap hidup dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam arahannya, Hafidh menegaskan bahwa tata krama berbahasa merupakan salah satu nilai luhur masyarakat Jawa yang tidak boleh ditinggalkan. Pegawai harus memahami bagaimana menggunakan Bahasa Jawa yang halus ketika berbicara kepada pimpinan maupun orang yang lebih tua. Sementara kepada rekan kerja, komunikasi tetap harus dilakukan secara sopan dan saling menghargai. Etika tersebut menjadi bagian dari budaya organisasi.

Ia mengatakan bahwa menjaga Bahasa Jawa merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur. Tradisi tersebut perlu diwariskan kepada generasi berikutnya agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Pelestarian budaya dapat dimulai dari lingkungan keluarga maupun tempat kerja.

Suasana kerja yang menjunjung tinggi etika komunikasi diyakini akan menciptakan hubungan yang harmonis antarsesama pegawai. Kondisi tersebut pada akhirnya akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan tugas pengawasan yang lebih optimal. Oleh sebab itu, pembiasaan budaya positif perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen membangun organisasi yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai budaya dan etika. Komitmen tersebut terus diwujudkan melalui berbagai pembinaan rutin kepada seluruh jajaran.

penulis: desiana