Antusiasme Santri Warnai Bawaslu Goes to Pesantren
|
Kota Mungkid — Antusiasme tinggi terlihat dalam kegiatan Bawaslu Goes to Pesantren di Pondok Pesantren Nurul Hasan. Sekitar 190 santri mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Sejak awal hingga akhir acara, peserta terlihat aktif. Pengasuh pesantren memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan dibuka oleh Fauzan Rofiqun. Ia menyampaikan pentingnya partisipasi generasi muda. Santri memiliki peran penting dalam demokrasi. Bawaslu terus mendorong keterlibatan aktif. Edukasi menjadi langkah awal.
Materi disampaikan secara interaktif oleh Sumarni Aini Chabibah. Ia menjelaskan peran Bawaslu dan sistem demokrasi. Santri diajak memahami pentingnya integritas. Nilai tersebut menjadi kunci utama. Generasi muda harus siap berkontribusi.
Pesantren menjadi tempat yang tepat untuk pendidikan demokrasi. Nilai-nilai keislaman menjadi dasar. Santri diharapkan mampu menjaga nilai tersebut. Demokrasi membutuhkan generasi berintegritas. Hal ini menjadi tujuan utama kegiatan.
Diskusi berlangsung hidup dan penuh semangat. Santri aktif mengajukan pertanyaan. Bawaslu berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar. Pendidikan demokrasi harus terus dilakukan. Santri menjadi harapan masa depan bangsa.
penulis: desiana