Tiga Data Pemilih Diverifikasi, Bawaslu Magelang Perkuat Pemetaan Kerawanan
|
Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang melakukan verifikasi terhadap tiga data pemilih yang diketahui berada di luar negeri. Verifikasi dilakukan melalui Coktas di Desa Pasuruhan dan Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Rabu (23/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu memetakan potensi kerawanan data pemilih.
Tiga pemilih yang diverifikasi masing-masing berasal dari dua desa. Agus Diana merupakan pemilih dari Desa Pasuruhan yang diketahui bekerja di Brunei Darussalam. Sementara dua pemilih dari Desa Kalinegoro, yakni Leni Dianawati dan Siska Ritanti, diketahui masing-masing bekerja di Singapura dan Malaysia.
Verifikasi dilakukan melalui keterangan pemerintah desa, keluarga, dan masyarakat sekitar. Bawaslu juga melakukan pengecekan terhadap lingkungan tempat tinggal pemilih untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kondisi faktual. Informasi tersebut kemudian menjadi bahan koordinasi dengan KPU Kabupaten Magelang.
Hasil koordinasi menunjukkan ketiga data tersebut dinyatakan TMS. Penetapan tersebut dilakukan setelah mencermati hasil verifikasi lapangan dan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Hasil pencermatan selanjutnya dapat menjadi bahan dalam proses pemutakhiran data pemilih.
Bawaslu Kabupaten Magelang menilai pemetaan kerawanan perlu dilakukan sejak masa non-tahapan pemilu. Informasi mengenai pemilih yang berada di luar negeri menjadi salah satu aspek yang perlu dicermati dalam menjaga kualitas data. Dengan pemetaan lebih awal, potensi persoalan data dapat diidentifikasi untuk menjadi bahan pencegahan.
Kegiatan tersebut juga memperkuat pengawasan partisipatif. Masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan informasi terkait kondisi pemilih di lingkungan masing-masing. Bawaslu berharap keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi faktual terus berkembang.
Hasil Coktas akan menjadi bagian dari bahan pengawasan Bawaslu Kabupaten Magelang menuju Pemilu 2029. Koordinasi dengan KPU dan instansi terkait akan terus dilakukan. Bawaslu juga mendorong masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila terdapat perubahan data atau kondisi pemilih.
penulis: desiana