Lompat ke isi utama

Berita

Realisasi Program SDMO 2025 Sukses, Bawaslu Magelang Siap Kembangkan Inovasi di 2026

Penetapan DCT

Kota Mungkid – Bawaslu Kabupaten Magelang memastikan realisasi Program SDMO tahun 2025 berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi penguatan kelembagaan. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas internal, tetapi juga pada perluasan edukasi publik. Sejumlah kegiatan strategis telah terlaksana secara optimal sepanjang tahun 2025. Ke depan, program ini direncanakan untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya pada tahun 2026.

Salah satu kegiatan unggulan dalam Program SDMO 2025 adalah pelaksanaan podcast yang berkolaborasi dengan Radio Gemilang. Podcast tersebut mengangkat tema “Pemilu dan Pemilihan Usai, Bawaslu Ngapain?” yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi pengawasan pascapemilu. Melalui media radio dan platform digital, informasi kepemiluan dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Inovasi ini menjadi sarana edukasi yang efektif dan komunikatif bagi publik.

Selain podcast, Bawaslu Kabupaten Magelang juga melaksanakan kegiatan bedah buku bertajuk “Eviden Pengawas Ad Hoc Pemilihan 2024 di Jawa Tengah”. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran dari pengalaman pengawasan pada Pemilihan 2024. Diskusi tersebut menghadirkan perspektif akademik dan praktik lapangan yang memperkaya wawasan pengawasan pemilu. Melalui forum ini, Bawaslu berupaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pengawasan ke depan.

Program SDMO 2025 juga diwujudkan melalui kegiatan Jumat Sehati yang dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 32 Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan menjaga kebugaran dan soliditas jajaran pengawas pemilu melalui olahraga dan aktivitas positif bersama. Selain meningkatkan kesehatan fisik, Jumat Sehati juga mempererat koordinasi dan kebersamaan antarpegawai. Dengan kondisi fisik dan mental yang prima, diharapkan kinerja pengawasan semakin optimal.

Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang, Chandra Yoga Kusuma, menyampaikan bahwa realisasi Program SDMO 2025 menjadi fondasi penting untuk pengembangan program pada tahun berikutnya. Ia menilai kolaborasi dengan media, forum literasi seperti bedah buku, serta penguatan internal melalui Jumat Sehati merupakan langkah strategis. “Program SDMO 2025 telah berjalan dengan baik dan memberi dampak nyata, baik dalam penguatan kapasitas internal maupun edukasi publik,” ujar Chandra. Ia menambahkan bahwa inovasi-inovasi tersebut akan terus dikembangkan agar lebih adaptif dan relevan pada 2026.

Chandra juga menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi kunci dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu. Menurutnya, kegiatan edukatif dan kolaboratif harus terus diperluas agar Bawaslu semakin responsif terhadap dinamika demokrasi. “Ke depan, kita ingin program ini lebih variatif, menjangkau lebih banyak pihak, serta mampu memperkuat literasi demokrasi masyarakat,” tegasnya. Ia optimistis pengembangan Program SDMO 2026 akan semakin memperkuat peran Bawaslu dalam menjaga integritas pemilu.

Dengan capaian yang telah diraih pada 2025, Bawaslu Kabupaten Magelang berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan program secara berkelanjutan. Sinergi dengan media, akademisi, dan masyarakat akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi edukasi dan pencegahan pelanggaran. Realisasi Program SDMO tidak hanya menjadi rutinitas kelembagaan, tetapi investasi jangka panjang bagi kualitas demokrasi. Bawaslu Kabupaten Magelang pun siap melangkah lebih progresif di tahun 2026.

penulis: desiana