Lompat ke isi utama

Berita

Rapat Strategis, Bawaslu Magelang Siapkan Program April Berbasis Masyarakat

zxzxzxzxzxzxzxzxzxzx

Kota Mungkid — Bawaslu Kabupaten Magelang menggelar rapat strategis pada Senin (30/03/2026) untuk membahas agenda bulan April. Rapat ini difokuskan pada penguatan program berbasis masyarakat dalam pengawasan pemilu. Sejumlah kegiatan dirancang untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi yang partisipatif. Seluruh peserta rapat terlibat aktif dalam diskusi dan perencanaan.

Konsolidasi demokrasi menjadi agenda utama yang akan dilaksanakan secara intensif. Program ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu. Melalui pendekatan kolaboratif, Bawaslu berharap dapat memperluas jangkauan pengawasan. Sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan demikian, demokrasi yang berkualitas dapat terwujud.

Program Bawaslu Goes to School kembali dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi pelajar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai demokrasi dan kepemiluan. Pelajar sebagai pemilih pemula diharapkan dapat memahami perannya dengan baik. Edukasi dilakukan secara menarik dan komunikatif. Hal ini penting dalam membentuk generasi sadar demokrasi.

Selain pelajar, masyarakat desa juga menjadi sasaran melalui program Sambang Desa. Bawaslu akan turun langsung untuk memberikan edukasi dan menyerap aspirasi masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan komunikasi dua arah yang lebih efektif. Kehadiran langsung Bawaslu menjadi bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. Ini sekaligus memperkuat pengawasan berbasis komunitas.

Bawaslu Goes to Pesantren turut menjadi bagian penting dalam agenda April. Program ini bertujuan menanamkan nilai demokrasi kepada kalangan santri. Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan disesuaikan dengan nilai-nilai keagamaan. Dengan demikian, pesan demokrasi dapat diterima dengan baik.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Muhammad Habib Shaleh, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret memperkuat demokrasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat. Menurutnya, pengawasan partisipatif adalah kunci utama. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terlibat aktif. Hal ini demi terciptanya pemilu yang bersih dan berintegritas.
“Kami ingin menjadikan masyarakat sebagai bagian utama dalam pengawasan pemilu. Melalui program-program ini, kami hadir lebih dekat dan lebih nyata. Demokrasi tidak hanya menjadi konsep, tetapi harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah komitmen kami ke depan,” tegasnya.

Rapat ditutup dengan halal bihalal sebagai bentuk mempererat silaturahmi. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum ini menjadi refleksi pasca Ramadan. Selain itu, juga memperkuat semangat kebersamaan. Dengan kebersamaan tersebut, Bawaslu siap menjalankan program ke depan.

penulis: desiana